Warga Depok Gelar Lomba Ludo Manusia Peringati HUT 81 RI
Suara Pecari, Depok – Warga Kelurahan Pondok Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, mengadakan lomba unik bertajuk Ludo Manusia dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di lapangan setempat dan diikuti oleh 16 tim yang berasal dari berbagai RT di lingkungan sekitar.
Lomba Ludo Manusia, Konsep dan Pelaksanaan
Dalam lomba ini, peserta mengenakan rompi berwarna merah, kuning, hijau, dan biru, kemudian berjalan di atas papan ludo raksasa yang dipasang di lapangan. Gerakan setiap peserta ditentukan berdasarkan lemparan dadu jumbo yang dilakukan oleh panitia. Konsep ini menggantikan bidak tradisional dengan manusia sebagai pion permainan, sehingga menambah keseruan dan interaksi antar peserta.
Acara dihadiri oleh peserta dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, yang menunjukkan semangat kebersamaan dan antusiasme tinggi. Sorak sorai dan tawa penonton yang hadir di bawah tenda biru menambah suasana meriah.
Motivasi dan Tujuan Kegiatan
Ketua panitia sekaligus ketua RT 6, Memez Prameswari, menjelaskan bahwa lomba ini digagas untuk memberikan variasi dalam perayaan Hari Kemerdekaan yang biasanya monoton. Ide Ludo Manusia berasal dari keinginan untuk menciptakan suasana unik sekaligus mempererat tali persaudaraan antar warga.
“Kami ingin membuat acara yang tidak hanya meriah tetapi juga dapat memperkuat keakraban antar warga. Permainan ini mengajak semua usia untuk berpartisipasi dan bersenang-senang bersama,” ujar Memez.
Partisipasi dan Antusiasme Warga
Lomba ini diikuti oleh 16 tim, dengan delapan tim berasal dari internal RT 6 dan delapan tim lainnya dari RT sekitar. Tidak ada batasan usia bagi peserta, yang dinilai berdasarkan antusiasme dan semangat mereka dalam bermain.
Salah satu peserta, Nina, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti lomba tersebut. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momen berharga yang mampu menghidupkan semangat kemerdekaan di kalangan warga.
Harapan dan Dampak Sosial
Warga berharap lomba Ludo Manusia ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus digelar untuk mempererat persatuan warga meskipun berasal dari berbagai latar belakang dan RT yang berbeda.
Memez menambahkan, “Acara ini menjadi wadah yang efektif untuk mempersatukan warga. Meskipun berbeda warna rompi, kami tetap bersatu sebagai satu komunitas.”
Dengan semangat kebersamaan yang tumbuh melalui aktivitas ini, perayaan HUT ke-81 RI di Pondok Sukmajaya tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga media memperkuat solidaritas sosial di tingkat lingkungan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










