Tembus 1 Juta Penonton, Produser Film Kuasa Gelap Salurkan Donasi untuk Korban Karhutla

Suara Pecari – Film horor Kuasa Gelap Perjanjian Darah berhasil mencapai 1 juta penonton pada hari ke-17 penayangannya di bioskop Indonesia. Pencapaian ini dirayakan dengan langkah sosial, di mana produser film menginisiasi penggalangan dana dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Keberhasilan Film dan Inisiatif Sosial

Robert Ronny, penulis sekaligus produser film Kuasa Gelap, menyatakan bahwa pencapaian 1 juta penonton kali ini ingin dirayakan dengan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang terkena dampak asap karhutla. Sebelumnya, saat film pertama Kuasa Gelap mencapai 1 juta penonton, bantuan disalurkan ke panti asuhan dan pondok pesantren.

Baca juga:

Menurut Robert, dampak karhutla mengganggu kehidupan masyarakat, terutama terkait kesulitan bernapas akibat paparan asap, sehingga bantuan dinilai sangat penting untuk diberikan segera.

Penyaluran Donasi Melalui Yayasan Caritas Indonesia

Donasi yang terkumpul dari keberhasilan film ini disalurkan melalui Yayasan Caritas Indonesia. Bantuan akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan. Robert juga mengucapkan terima kasih kepada penonton yang telah mendukung film sekaligus menjadi bagian dari inisiatif berbagi ini.

Profil Film Kuasa Gelap Perjanjian Darah

Film ini mengangkat tema horor dengan fokus pada eksorsisme dan keimanan. Dibintangi oleh Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, dan aktor-aktris lainnya, film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani dan diproduksi oleh Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment. Skenario ditulis oleh Robert Ronny bersama Andri Cahyadi, dan film ini tayang perdana pada 8 Oktober 2026.

Pencapaian 1 juta penonton menempatkan Kuasa Gelap Perjanjian Darah sebagai film Indonesia ke-19 yang berhasil mencapai angka tersebut sepanjang tahun 2026.

Baca juga:

Dampak Positif bagi Masyarakat

Dengan mengalihkan sebagian hasil dari keberhasilan film untuk donasi karhutla, produser menunjukkan kepedulian sosial yang penting dalam situasi darurat ini. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak, terutama dalam menghadapi kondisi kesehatan yang memburuk akibat asap kebakaran hutan dan lahan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *