Pemkab Sumenep Apresiasi Musda X LDII, Dorong Sinergi Wujudkan Pembangunan Daerah

Pemkab Sumenep Apresiasi Musda X LDII, Dorong Sinergi Wujudkan Pembangunan Daerah

Suara Pecari, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) X Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sumenep. Acara yang digelar pada Sabtu, 5 Juli 2026, ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah.

Apresiasi dan Harapan dari Pemkab Sumenep

Asisten Administrasi Umum Setdakab Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, yang mewakili Bupati Sumenep dalam pembukaan Musda, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi untuk memilih kepengurusan baru. Lebih dari itu, Musda menjadi forum evaluasi program kerja dan penyusunan langkah strategis organisasi dalam lima tahun ke depan.

“Musda bukan sekadar agenda organisasi untuk memilih kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam melakukan evaluasi, menyusun program kerja, serta memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah,” ujar Wahyu.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk LDII, untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, merawat kerukunan umat beragama, serta membangun masyarakat yang religius dan sejahtera.

Kontribusi Nyata LDII Selama Ini

Wahyu mengapresiasi komitmen LDII yang selama ini aktif mendukung pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kontribusi organisasi tersebut terlihat nyata saat penanganan pandemi Covid-19 maupun ketika terjadi bencana di Kabupaten Sumenep.

“Saat pandemi Covid-19, LDII menyampaikan kesiapan untuk bersama-sama mendukung pemerintah. Begitu juga ketika terjadi bencana, teman-teman LDII datang dan menyatakan siap membantu. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk kepedulian yang nyata,” jelasnya.

Selain itu, LDII juga aktif dalam program-program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, bantuan pendidikan, dan kegiatan keagamaan yang memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Harapan untuk Kepengurusan Baru

Wahyu berharap Musda X ini mampu menghasilkan kepengurusan yang amanah, visioner, dan bertanggung jawab. Kepengurusan baru diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan generasi muda.

Menurutnya, pembinaan generasi muda menjadi tantangan penting di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Kolaborasi semua pihak diperlukan agar pemanfaatan teknologi dilakukan secara bijaksana dan tidak terpengaruh paham-paham yang dapat merusak persatuan.

“Kita berharap seluruh elemen masyarakat bersama-sama membimbing generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan tetap memiliki karakter kebangsaan serta nilai-nilai keagamaan yang kuat,” katanya.

Kronologi Musda X LDII Sumenep

Berikut adalah rangkaian acara Musda X DPD LDII Kabupaten Sumenep yang berlangsung pada 5 Juli 2026:

WaktuKegiatan
08.00 – 09.00Registrasi peserta dan tamu undangan
09.00 – 10.00Pembukaan oleh Pemkab Sumenep
10.00 – 12.00Laporan pertanggungjawaban pengurus lama
13.00 – 15.00Pemilihan ketua DPD LDII Sumenep periode 2026-2031
15.00 – 16.00Penyusunan program kerja lima tahun ke depan
16.00 – 17.00Penutupan dan doa bersama

Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat Sumenep

Musda X LDII Sumenep diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Beberapa implikasi penting antara lain:

  • Penguatan Sinergi Pemerintah dan Ormas: Kepengurusan baru LDII diharapkan semakin erat bekerja sama dengan Pemkab Sumenep dalam program-program pembangunan, terutama di bidang sosial dan keagamaan.
  • Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat: Melalui program pemberdayaan ekonomi dan pendidikan yang dirancang dalam Musda, diharapkan taraf hidup masyarakat Sumenep meningkat.
  • Pembinaan Generasi Muda yang Lebih Terarah: Fokus pada pembinaan generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
  • Kerukunan Umat Beragama yang Semakin Kokoh: LDII berkomitmen merawat kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Sumenep.

Penutup

Musda X DPD LDII Kabupaten Sumenep bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan cerminan semangat gotong royong antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah. Dengan semangat kebersamaan, LDII diharapkan terus menjadi mitra strategis Pemkab Sumenep dalam mewujudkan masyarakat yang religius, sejahtera, dan berdaya saing. Langkah-langkah strategis yang dirumuskan dalam forum ini akan menjadi pijakan bagi kontribusi nyata LDII dalam pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *