6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Bengkulu Utara Dilantik di Makam Pahlawan: Menggugah Semangat Pengabdian
Suara Pecari, Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar pelantikan enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) dalam sebuah upacara yang sarat makna, Jumat (10/7/2026). Tidak seperti pelantikan pada umumnya yang digelar di kantor pemerintahan, kali ini prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung di Taman Makam Pahlawan Ratu Samban Arga Makmur. Langkah ini diambil untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian kepada para pejabat yang baru dilantik, sebagaimana disampaikan oleh Wakil Bupati Bengkulu Utara, H. Sumarno, S.Pd., yang memimpin langsung acara tersebut.
Makna di Balik Lokasi Pelantikan
Pemilihan Taman Makam Pahlawan sebagai lokasi pelantikan bukanlah sekadar formalitas. Menurut Wakil Bupati Sumarno, tempat tersebut dipilih agar para pejabat mampu meresapi dan menghayati nilai-nilai perjuangan, pengabdian, serta amanah yang harus dijalankan sebagai pelayan masyarakat. “Ya hari ini kita melantik 6 pejabat pimpinan tinggi pratama. Pelantikan ini sengaja kita laksanakan di Makam Pahlawan supaya para pejabat yang dilantik dapat meresapi makna pengabdian dan perjuangan pahlawan kita,” ujarnya. Dengan latar belakang makam para pahlawan, diharapkan setiap pejabat yang dilantik senantiasa mengingat bahwa jabatan yang diemban adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada atasan, tetapi juga kepada masyarakat dan para pendahulu yang telah berjuang demi bangsa.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Prosesi pelantikan ini merupakan hasil seleksi terbuka jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara. Berikut adalah enam pejabat yang resmi menduduki posisi baru mereka:
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Drs. H. Kisro Zanito, MM | Kepala Dinas Koperasi dan UKM |
| H. Juwita Abadi, SP | Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) |
| Agus Sulaiman, SPi., MLing | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) |
| Madeslianto MS, S.Sos., MAP | Kepala Dinas Perkebunan |
| Carles Jhonson, ST., MT | Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) |
| Ferdian Hadi Saputra, ST., M.Si | Kepala Dinas Perhubungan |
Pesan Wakil Bupati: Integritas dan Profesionalisme
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumarno menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme bagi para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa setiap pejabat harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan. “Saya ingatkan kepada pejabat yang sudah dilantik untuk selalu amanah saat menjalankan tugas. Utamakan dulu kepentingan masyarakat,” tegasnya. Selain itu, Wakil Bupati berharap para pejabat dapat segera bekerja, membangun sinergi dengan seluruh jajaran, serta menghadirkan inovasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Bengkulu Utara.
Visi Mahabbah: Bukan Sekadar Slogan
Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa visi Bengkulu Utara yang Maju, Hebat dan Bahagia (Mahabbah) tidak boleh hanya menjadi slogan. Terwujudnya visi Mahabbah sangat bergantung pada komitmen seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan secara jujur dan bertanggung jawab, terutama dalam pengelolaan anggaran daerah. Setiap pejabat diharapkan mampu menjadi motor penggerak yang mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat pengabdian yang dipetik dari lokasi pelantikan yang penuh sejarah, para pejabat diharapkan dapat menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi dan menjunjung tinggi etika pemerintahan.
Dampak dan Implikasi
Pelantikan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi penyelenggaraan pemerintahan di Bengkulu Utara. Dengan adanya pejabat baru yang kompeten di berbagai bidang, seperti koperasi, pertanian, infrastruktur, perkebunan, keuangan, dan perhubungan, diharapkan terjadi percepatan dalam pelaksanaan program-program prioritas daerah. Masyarakat pun berharap agar para pejabat ini mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan yang lebih baik. Selain itu, langkah unik pelantikan di makam pahlawan menjadi simbol bahwa jabatan publik adalah amanah yang harus dijalankan dengan pengabdian tulus, bukan sekadar kekuasaan.
Penutup
Di bawah langit Arga Makmur, di sisi makam para pahlawan, enam pejabat mengucapkan sumpah setia mereka. Suasana khidmat itu bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa setiap langkah birokrasi harus dijiwai oleh semangat perjuangan. Kini, bola berada di tangan mereka: akankah janji pengabdian itu terwujud dalam kebijakan yang berpihak pada rakyat? Waktu yang akan menjawab, namun benih harapan telah ditanam di tanah yang sakral.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










