Tradisi Perayaan Hari Waisak dari Berbagai Negara di Dunia
Suara Pecari | Hari Waisak menjadi salah satu perayaan penting yang diperingati umat Buddha di dunia. Perayaan ini juga sekaligus mengenang kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Siddhartha Gautama, yang dikenal sebagai Buddha.
Pada hari Waisak, umat Buddha biasanya berkumpul di kuil, menyanyikan pujian, serta memberikan persembahan kepada para biksu sebagai bentuk penghormatan. Berikut merupakan perayaan dan tradisi Hari Waisak dari beberapa negara.
Di Tiongkok, hari ini dikenal sebagai fódàn dan dirayakan di kuil-kuil dengan dupa serta persembahan. Salah satu tradisi utamanya adalah upacara Yufojie atau "memandikan Buddha" dengan menuangkan air wangi ke patung bayi Buddha.
Di Jepang, perayaan Hari Waisak dikenal sebagai Festival Hana-matsuri, yang merupakan festival bunga teratai yang dilakukan dalam acara utama yang disebut Kanbutsu-e.
Di Thailand, Hari Waisak disebut dengan Visakha Puja dan diperingati dengan mendengarkan ceramah biksu. Umat Buddha juga memberikan persembahan berupa makanan, bunga, dan lilin yang melambangkan ketidakkekalan hidup.
Di Vietnam, perayaan Hari Waisak atau yang disebut juga Le Phat Dan ditandai dengan parade dan lentera. Parade tersebut menghiasi jalan-jalan serta kuil yang menjadi pusat kegiatan keagamaan.
Di Sri Lanka, Hari Waisak berlangsung selama dua hari dengan penutupan toko minuman keras dan rumah potong hewan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kematian selama perayaan.
Di India, perayaan Hari Waisak dikenal sebagai Buddha Purnima atau Buddha Jayanthi. Hari tersebut dirayakan dengan berbagai tradisi lokal, termasuk mengenakan pakaian putih dan mengonsumsi makanan vegetarian sebagai bentuk persembahan.
Di Nepal, tempat kelahiran Buddha, Suku Newar di Lembah Kathmandu, yang mengklaim keturunan dari klan Buddha, sangat menghormati hari ini. Perayaan dilakukan dengan penuh penghormatan melalui pakaian putih dan persembahan makanan manis.
Di Kamboja, Hari Waisak disebut juga dengan Visak Bochea. Hari tersebut dirayakan dengan arak-arakan biksu yang membawa bendera Buddhis, bunga, dan dupa di jalan-jalan.
Hari Waisak merupakan perayaan penting bagi umat Buddha di seluruh dunia. Berbagai tradisi dan perayaan yang unik dapat ditemukan di setiap negara, semuanya berfokus pada penghormatan dan perayaan kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Buddha.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












