Tangga Jadi Simbol Ketahanan dalam Under the Volcano di Venesia, Ini Maknanya

Tangga Jadi Simbol Ketahanan dalam Under the Volcano di Venesia, Ini Maknanya

Suara Pecari | Tangga Jadi Simbol Ketahanan dalam ‘Under the Volcano‘ di Venesia LPP RRI – Pertunjukan teater bertajuk ‘Under the Volcano’ yang akan mewakili Indonesia di Festival Teater Internasional Venesia 2026 mengusung tangga sebagai elemen sentral. Simbol ini dipilih sutradara Yusril Katil karena memiliki makna mendalam dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menghadapi bencana di Sumatera Barat.

Dalam pementasan tersebut, tangga tidak hanya berfungsi sebagai properti panggung, tetapi juga menjadi representasi dari perjuangan dan ketahanan manusia. Yusril Katil menjelaskan bahwa tangga melambangkan berbagai aspek kehidupan, mulai dari lereng gunung, jalur penyelamatan, jembatan, menara, hingga pemakaman. “Tak kayu jenjang ditutup berarti kami tidak memiliki pilihan selain bertahan. Kami tetap tinggal karena itu rumah dan tanah yang kami miliki,” ujar Yusril dalam konferensi pers di Balai Kesenian Jakarta Pusat, 9 Juni 2026.

Konsep ini lahir dari pengalaman langsung masyarakat Sumatera Barat yang kerap menghadapi bencana alam. Tangga menjadi simbol ketahanan yang kuat, mengingatkan pada upaya mereka untuk bangkit dan bertahan di tengah keterbatasan. “Saya memilih tangga karena sangat fungsional dan kaya filosofi. Ia bisa menjadi banyak hal sesuai kebutuhan cerita di panggung,” tambah Yusril.

Direktur Artistik Bumi Purnati Indonesia, Restu Imansari Kusumaningrum, menilai bahwa Tangga Jadi Simbol Ketahanan dalam ‘Under the Volcano’ di Venesia LPP RRI tidak hanya berbicara tentang bencana alam, tetapi juga tentang solidaritas dan harapan. “Anak tangga bukan sekadar properti dalam pertunjukan ini. Ia melambangkan upaya manusia bangkit menuju kehidupan yang lebih baik,” kata Restu.

Pertunjukan ‘Under the Volcano’ dijadwalkan tampil di Venesia pada tahun 2026. Persiapan matang dilakukan untuk memastikan pesan yang disampaikan dapat diterima secara universal. Tangga sebagai simbol diharapkan mampu menyentuh penonton internasional dan memperkenalkan kekayaan filosofi Indonesia.

Dalam konteks yang lebih luas, Tangga Jadi Simbol Ketahanan dalam ‘Under the Volcano’ di Venesia LPP RRI juga merepresentasikan perjalanan hidup manusia yang penuh tantangan. Setiap anak tangga melambangkan langkah kecil menuju tujuan yang lebih besar. Hal ini sejalan dengan tema festival yang mengangkat isu-isu kemanusiaan dan lingkungan.

Yusril Katil menegaskan bahwa pemilihan tangga bukanlah kebetulan. Ia ingin menunjukkan bahwa kesederhanaan dapat menyimpan makna yang dalam. “Tangga mengajarkan kita bahwa untuk mencapai sesuatu, kita harus melalui proses yang bertahap. Tidak ada jalan pintas,” jelasnya.

Pementasan ini juga melibatkan elemen multimedia dan gerak tari untuk memperkuat narasi. Tim kreatif berharap bahwa melalui pertunjukan ini, penonton dapat merenungkan arti ketahanan dan solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai kesimpulan, Tangga Jadi Simbol Ketahanan dalam ‘Under the Volcano’ di Venesia LPP RRI membawa pesan universal tentang kekuatan manusia dalam menghadapi kesulitan. Melalui properti sederhana ini, Indonesia akan menunjukkan bahwa seni dapat menjadi medium untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan yang mendalam.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan