Makna Lagu Tutur Cerite, Tembang Sasak tentang Kebersamaan dan Introspeksi

Makna Lagu Tutur Cerite, Tembang Sasak tentang Kebersamaan dan Introspeksi

Suara Pecari – Lagu Tutur Cerite merupakan salah satu tembang tradisional dari suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang sarat akan nilai kebersamaan dan introspeksi. Lagu ini tidak hanya menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah, tetapi juga mengandung pesan sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat setempat.

Asal Usul dan Bahasa dalam Lagu Tutur Cerite

Lagu Tutur Cerite menggunakan bahasa Sasak, bahasa asli yang dituturkan oleh masyarakat suku Sasak di Lombok. Bahasa ini menjadi sarana penyampaian nilai-nilai budaya dan sosial yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Lombok.

Nilai Kebersamaan dalam Lagu Tutur Cerite

Lagu ini menggambarkan pentingnya menjaga hubungan harmonis antar sesama, baik antar saudara maupun warga di lingkungan sekitar. Melalui lirik dan ungkapan tradisional, lagu ini menekankan sikap saling menghormati dan menjaga sikap dalam interaksi sosial.

Pesan Sosial dan Introspeksi

Selain menonjolkan nilai kebersamaan, Lagu Tutur Cerite juga mengajak pendengarnya untuk melakukan introspeksi diri, terutama dalam menghindari sikap sombong yang dapat merusak hubungan sosial. Pesan ini menjadi pengingat agar setiap individu dapat menjaga sikap rendah hati dalam pergaulan.

Relevansi Lagu Tutur Cerite dalam Kehidupan Modern

Meski berasal dari tradisi lama, pesan yang terkandung dalam Lagu Tutur Cerite tetap relevan hingga kini. Nilai kebersamaan dan introspeksi adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan saling menghargai.

Lirik Lagu Tutur Cerite

Lirik lagu ini menggunakan bahasa Sasak dan mengandung ungkapan yang kaya akan makna. Berikut sebagian lirik lagu tersebut:

Bale beleq ariq jerowaru jak sedilah meton
Bae jerowaru
Munselah kepat mun sekepat jk semeton bae pedaleman
Masih kodek ariq taokk ngelalu jk sedilah meton bae taok ngelalu
Ndek man lah tepat ndek man tepat jk semeton bae pengaleman
Likat ebat ariq balenlah datu jk sedilah meton bae balenlah datu
Kuwang majen kuwang majen jk semeton no bebucu telu
Ape sebab arik pom ndek pacu jk sedilah meton bae pokm ndk pacu
Uninlah ate unin ate sde arik ndk inik tetu.
Barus geleng ariq isinlah dise jk sedilah meton bae isinlah dise
Mun serantap mun serantap bae jerowaru
Munkumele arik kancelah side jk sedilah meton bae kance lah side
Mun pelah takat mun petakat jk semeton bae jerowaru

Melalui lirik tersebut, lagu ini mengandung pesan mendalam yang mengajak masyarakat untuk menjaga sikap dan mempererat hubungan sosial.

Kesimpulan

Lagu Tutur Cerite bukan hanya warisan budaya, tetapi juga media pendidikan sosial yang mengajarkan kebersamaan dan introspeksi bagi masyarakat Lombok. Melalui kearifan lokal yang terkandung dalam lagu ini, nilai-nilai luhur terus diwariskan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *