Uang Beredar April 2026 Turun Jadi Rp10.253,7 Triliun

Uang Beredar April 2026 Turun Jadi Rp10.253,7 Triliun

Suara Pecari | RRI.CO.ID, Jakarta – Bank Indonesia melaporkan jumlah uang beredar pada April 2026 sebesar Rp10.253,7 triliun, meningkat 9,2 persen secara tahunan. Pertumbuhannya menurun dibandingkan Maret 2026 yang tumbuh sebesar 9,7 persen.

Uang beredar dalam arti luas (M2) terdiri dari uang beredar dalam arti sempit (M1), uang kuasi, dan surat berharga yang diterbitkan oleh sistem moneter. M1 meliputi uang kartal, giro rupiah, uang elektronik, dan tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu.

Uang kuasi terdiri dari simpanan berjangka dan tabungan lainnya dalam bentuk rupiah maupun valuta asing. Sementara itu, penyaluran kredit pada April 2026 tumbuh sebesar 9,4 persen, meningkat dibandingkan bulan Maret 2026 sebesar 8,9 persen.

Tagihan bersih kepada Pemerintah pusat tumbuh sebesar 38,6 persen, setelah tumbuh 39,1 persen pada Maret 2026. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah pusat.

Bank Indonesia akan terus memantau dan mengawasi kondisi keuangan negara untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan