Industri Gim Indonesia Berpotensi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Industri Gim Indonesia Berpotensi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Suara Pecari | Industri gim di Indonesia diprediksi akan berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, sektor ini masih belum mendapatkan perhatian dari pemerintah secara signifikan. Pemerintah telah mengeluarkan Perpres No.19 Tahun 2024 tentang Percepatan Industri Gim, yang mengatur program pengembangan SDM, penguatan regulasi kompetensi, dan klasifikasi gim.

Andri Satrio Nugroho, ekonom dari INDEF, mengatakan bahwa industri gim masih menghadapi tantangan, seperti terbatasnya pendanaan, rendahnya monetisasi, dan keterbatasan SDM spesialisasi. Namun, pengembangan industri gim dapat meningkatkan PDB Indonesia sebesar Rp35,07–71,04 triliun dan menciptakan 29,4–69,1 ribu tenaga kerja langsung dan 1,03 juta tenaga kerja tidak langsung.

Industri gim juga dapat mendorong pertumbuhan ekosistem digital lainnya, seperti e-sport, content creator, platform streaming, dan industri hiburan. Di dunia, industri e-sport diprediksi akan tumbuh dari US$3,2 miliar pada 2025 menjadi US$25 miliar pada 2035.

Indonesia saat ini adalah pasar terbesar industri gim di Asia Tenggara dan mencapai peringkat ke-15 di dunia. Namun, pengembang gim lokal di pasar domestik masih minim dan kebanyakan manfaat ekonominya mengalir ke luar negeri.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan