Presiden Prabowo Cerita Dahulu Menghadap Aburizal Bakrie: Janganlah Impor Beras
Suara Pecari | Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pengalamannya di masa lalu saat menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang menghadap Aburizal Bakrie, mantan Menko Perekonomian periode 2004-2005, untuk menolak rencana impor beras. Dalam wawancaranya di Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo, Prabowo menegaskan bahwa kebijakan impor beras saat itu dianggap merugikan petani Indonesia, terutama saat musim panen tiba.
“Saya pernah menghadap Menteri Koordinator Perekonomian waktu itu, Aburizal Bakrie, untuk mengimbau janganlah mengimpor beras,” ujar Prabowo. Ia menegaskan bahwa impor beras saat petani sedang panen akan menyebabkan harga jual mereka anjlok dan merusak usaha tani Indonesia. Namun, menurut Prabowo, sang menteri justru menerima saran dari penasihatnya yang mengatakan petani Vietnam lebih efisien. “Lebih baik kita beli dari Vietnam,” demikian pernyataan yang mengejutkan dan menyedihkan bagi Prabowo.
Presiden Prabowo Cerita Dahulu Menghadap Aburizal Bakrie: Janganlah Impor Beras [titlebase] mengungkap kekecewaannya terhadap paham neoliberalisme yang dianggap mengabaikan nasib petani. Ia menilai, kebijakan yang hanya menguntungkan pihak kuat bertentangan dengan semangat kemerdekaan Indonesia yang diraih melalui perjuangan rakyat, termasuk petani dan nelayan. “Saya kaget dan sedih. Ini salah besar. Tidak mengerti arti negara,” katanya.
Di sisi lain, Prabowo juga mengingatkan peran penting petani dalam sejarah Indonesia. Ia bercerita pengalaman masa lalu sebagai prajurit TNI yang didukung makanan dari para petani, meski mereka sendiri sering menghadapi tantangan kekurangan air dan kayu bakar. “Setiap prajurit harus ingat peran petani. Mereka adalah pilar kemerdekaan dan kesejahteraan bangsa,” tegasnya.
Presiden Prabowo Cerita Dahulu Menghadap Aburizal Bakrie: Janganlah Impor Beras [titlebase] menegaskan bahwa kini ia terus berkomitmen melindungi kepentingan petani dan mengubah arah ekonomi Indonesia. Kemenangan Prabowo sebagai Presiden RI periode 2024-2029, menurutnya, adalah upaya untuk memperbaiki kebijakan yang dinilai merugikan rakyat kecil.
Perdebatan soal impor beras kembali mencuat sebagai simbol konflik antara kepentingan nasional dan efisiensi global. Prabowo menolak keras kebijakan yang memprioritaskan impor, sementara pihak lain berargumen bahwa kompetensi petani asing lebih unggul. Langkah Prabowo kini diawasi untuk menjamin kemandirian pangan Indonesia tanpa mengorbankan keadilan sosial.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.

![Presiden Prabowo Cerita Dahulu Menghadap Aburizal Bakrie: Janganlah Impor Beras [titlebase]](https://suarapecari.com/wp-content/uploads/2026/06/presiden-prabowo-cerita-dahulu-menghadap-aburizal-bakrie-janganlah-impor-beras-titlebase.webp)










