Rupiah dan IHSG Menguat, Respons Positif Pasar terhadap Pidato RAPBN Prabowo 2027
Suara Pecari, Jakarta – Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Respons positif pasar ini dipicu oleh pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 serta target-target ekonomi pemerintah yang ambisius.
Rupiah berhasil menguat sebesar 50 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp17.827 per dolar AS, sementara IHSG naik 100,12 poin atau 1,59 persen ke level 6.401,89. Kenaikan ini juga tercermin pada indeks LQ45 yang naik 0,82 persen ke posisi 632,28.
Stimulus Positif dari Pidato Presiden
Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026 mendapat respons positif dari pelaku pasar dan investor. Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, menilai pidato tersebut menjadi sentimen yang mendorong minat beli, khususnya pada saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Komitmen pemerintah untuk memperbaiki kinerja BUMN diyakini menjadi faktor utama yang meningkatkan kepercayaan investor.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengungkapkan bahwa target disiplin fiskal yang ditetapkan dalam RAPBN 2027 serta ekspektasi pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen memenuhi harapan pasar. Pemerintah menargetkan defisit anggaran sebesar 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), menurun dari 2,68 persen di APBN 2026. Selain itu, pembiayaan anggaran direncanakan turun menjadi Rp671,2 triliun dari Rp689,1 triliun pada tahun sebelumnya.
Rencana Anggaran dan Target Ekonomi 2027
| Aspek | Target 2027 | Perbandingan 2026 |
|---|---|---|
| Defisit Anggaran (% PDB) | 2,4% | 2,68% |
| Pembiayaan Anggaran | Rp671,2 triliun | Rp689,1 triliun |
| Belanja Negara | Rp4.097,2 triliun | Rp3.842,7 triliun |
| Pendapatan Negara | Rp3.426 triliun | Rp3.153,6 triliun |
| Inflasi | 2,5% | – |
| Suku Bunga SBN 10 Tahun | 6,9% | – |
| Nilai Tukar Rupiah | Rp17.500 per dolar AS | Rp16.500 per dolar AS |
| Harga Minyak Mentah | 75 dolar AS per barel | 70 dolar AS per barel |
| Lifting Minyak | 610.000 barel per hari | Sesuai 2026 |
| Lifting Gas Bumi | 954.000 barel setara minyak per hari | 984.000 barel setara minyak per hari |
Penguatan Rupiah dan IHSG Sebagai Cerminan Kepercayaan Investor
Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan bahwa penguatan rupiah dan kenaikan IHSG merupakan respons pasar atas target-target yang disampaikan dalam pidato RAPBN Presiden Prabowo. Ia menyebut sentimen ini sebagai “cautiously positive” atau berhati-hati namun positif. Menurutnya, pasar masih akan mencermati lebih dalam dan menunggu keputusan kebijakan moneter dari Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur pekan depan.
Penetapan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, pengendalian inflasi, serta upaya disiplin fiskal menjadi faktor utama yang meningkatkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi nasional.
Selain itu, pidato Presiden juga meruntuhkan anggapan selama ini yang mengkaitkan pidato kenegaraan dengan pelemahan pasar saham. Kini, pidato tersebut justru menjadi pemicu penguatan IHSG dan penguatan nilai tukar rupiah.
Dengan kondisi ini, pasar keuangan Indonesia menunjukkan sinyal positif untuk menghadapi tahun 2027 dengan harapan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan stabilitas fiskal yang terjaga.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










