IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Saham yang Direkomendasikan

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Saham yang Direkomendasikan

Suara Pecari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa dengan kisaran level 6.454 hingga 6.554. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, IHSG mengalami kenaikan signifikan sebesar 100,123 poin atau 1,59 persen ke level 6.401.

Faktor Pendukung Penguatan IHSG

Secara teknikal, IHSG menunjukkan pemulihan yang kuat setelah rebound kedua kalinya dari moving average 20 hari (MA20). Indikator teknikal lainnya seperti crossover positif antara MA20 dan MA60, serta sinyal positif dari Stochastics KD dan Relative Strength Index (RSI), memperkuat prospek penguatan indeks.

Dari sisi sentimen global, para investor sedang menunggu risalah rapat The Federal Reserve (The Fed) bulan Juli. Terjadi perbedaan pendapat di antara pejabat Fed mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, yang menjadi fokus pasar. Meskipun data inflasi dan tenaga kerja menunjukkan pelunakan, kelompok hawkish masih eksis dalam The Fed. Namun, probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga pada September diperkirakan meningkat sekitar 67 persen menurut CME FedWatch.

Di dalam negeri, respons positif datang dari pidato kenegaraan dan nota keuangan terkait kebijakan fiskal RAPBN 2027. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid pada semester I 2026 sebesar 5,45 persen juga menjadi faktor pendukung. Penguatan nilai tukar rupiah dan net buy asing di saham blue chip turut memperkokoh pergerakan IHSG.

Rekomendasi Saham untuk Dipantau

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, merekomendasikan saham ARCI, VKTR, dan WIIM untuk dipertimbangkan pada perdagangan Selasa. Sementara MNC Sekuritas memberikan proyeksi IHSG yang bervariasi dengan potensi penguatan pada rentang 6.440 hingga 6.544, namun juga mencatat kemungkinan koreksi dalam rentang 5.890 hingga 6.192.

Saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas meliputi AADI, ANTM, PGAS, dan VKTR. Investor disarankan untuk memperhatikan dinamika pasar dan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan Rabu, di mana BI Rate diperkirakan akan dipertahankan pada 5,75 persen.

Perhatian dan Risiko

Investor diingatkan bahwa keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing. Berita ini tidak merupakan ajakan untuk membeli atau menjual produk investasi tertentu, melainkan sebagai informasi pendukung untuk pengambilan keputusan yang lebih matang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *