Prabowo Kenalkan Pusat Finansial Internasional saat Pidato Nota Keuangan
Suara Pecari, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan Indonesia Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang akan berlokasi di Jakarta dan Bali. PFII dirancang sebagai pusat keuangan dan investasi berstandar dunia yang akan menjadi wajah baru aktivitas finansial internasional di dua kota utama tersebut.
Konsep dan Tujuan Pusat Finansial Internasional Indonesia
PFII akan menjadi pusat keuangan, investasi, teknologi finansial, arbitrase, dan penyelesaian sengketa komersial dengan standar global. Prabowo menjelaskan bahwa lembaga-lembaga utama di PFII mencakup Dewan Pertimbangan, Dewan PFII, Lembaga Pengelola PFII, Lembaga Pengawas Jasa Keuangan PFII, Pengadilan PFII yang berada di bawah Mahkamah Agung, serta Lembaga Arbitrase PFII.
Dalam pelaksanaan kegiatan di PFII, bahasa Inggris dapat digunakan sebagai bahasa kontrak, dan prinsip hukum komersial serta standar internasional akan diadopsi. PFII juga membuka peluang penggunaan hakim ad hoc dari talenta hukum terbaik Indonesia dan internasional.
Aktivitas Keuangan yang Dukung di PFII
Berbagai sektor keuangan akan beroperasi di PFII, meliputi:
- Perbankan
- Asuransi
- Pasar modal
- Derivatif
- Bursa karbon
- Bullion
- Fintech
- Keuangan syariah
- Family office
- Treasury center
- Manajemen investasi
Fasilitas dan Keunggulan PFII
PFII akan menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas investasi, yaitu:
- Kepastian transfer dan repatriasi modal serta laba
- Fasilitas perpajakan khusus untuk kegiatan yang memenuhi syarat
- Golden visa
- Pelayanan perizinan yang kompetitif
Prabowo menegaskan bahwa pembangunan PFII bertujuan agar modal dunia dapat menemukan kepastian di Indonesia, talenta terbaik dapat bekerja di Indonesia, dan transaksi atas kekayaan Indonesia diselesaikan di dalam negeri.
Lokasi Strategis di Jakarta dan Bali
Jakarta dan Bali dipilih sebagai lokasi awal PFII dengan harapan dapat menarik modal dan aktivitas keuangan global ke Indonesia, sekaligus memperkuat posisi kedua kota tersebut sebagai pusat keuangan internasional.
Pembangunan PFII merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing Indonesia di kancah keuangan global serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










