Bazar UMKM dan Senam Bersama Semarakkan Hari Koperasi ke-79 di Bengkalis, Dorong Ekonomi Lokal
Suara Pecari, Bengkalis – Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Kabupaten Bengkalis berlangsung meriah dengan kegiatan senam bersama dan Bazar UMKM yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Bengkalis pada Kamis, 16 Juli 2026, di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM, Jalan Pertanian. Acara ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan di daerah.
Ribuan Peserta Padati Lokasi Sejak Pagi
Sejak pukul 06.30 WIB, halaman kantor Dinas Koperasi dan UKM sudah dipadati oleh ratusan peserta yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN), pelaku UMKM, serta masyarakat umum. Mereka antusias mengikuti senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional. Setelah sesi olahraga, pengunjung langsung membanjiri puluhan stan UMKM yang menawarkan beragam produk, mulai dari makanan tradisional seperti lempuk durian dan keripik ubi, hingga minuman olahan lokal seperti sari tebu dan kopi liberika. Suasana semakin semarak dengan alunan musik dari pengeras suara dan riuh pengunjung yang berbelanja.
Dukungan Pemerintah untuk UMKM
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkalis, Basuki Rakhmad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi antara koperasi dan UMKM sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. “Melalui kegiatan ini kami memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Harapannya kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi dapat terus dilaksanakan agar UMKM semakin berkembang dan masyarakat semakin mencintai produk lokal,” ujar Basuki saat ditemui di sela-sela acara. Ia menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengadakan bazar serupa secara rutin, tidak hanya saat Hari Koperasi, agar UMKM memiliki panggung promosi yang berkelanjutan.
25 Pelaku UMKM Unjuk Produk Unggulan
Sebanyak 25 pelaku UMKM ambil bagian dalam bazar tersebut, dengan produk yang didominasi sektor kuliner. Namun, Dinas Koperasi dan UKM berharap pada pelaksanaan berikutnya semakin banyak pelaku usaha dari sektor kerajinan, fesyen, maupun ekonomi kreatif lainnya yang berpartisipasi. Berikut adalah daftar sebagian peserta dan produk unggulan yang ditampilkan:
| No | Nama UMKM | Produk Unggulan |
|---|---|---|
| 1 | Kripik Mak Yati | Keripik singkong pedas manis |
| 2 | Kopi Liberika Rindu | Kopi bubuk liberika asli Bengkalis |
| 3 | Lempuk Durian Azizah | Lempuk durian tanpa pengawet |
| 4 | Sari Tebu Segar | Minuman sari tebu murni |
| 5 | Kue Tradisional Bunda | Aneka kue basah dan kering |
Para pengunjung tampak antusias mencicipi dan membeli produk-produk tersebut. Yati, seorang pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, mengaku sengaja datang untuk berbelanja sebagai bentuk dukungan kepada pelaku UMKM. “Produk yang dijual enak, pilihannya banyak, dan harganya juga terjangkau. Dengan membeli produk UMKM, kita ikut membantu usaha mereka agar terus berkembang,” katanya. Yati yang juga dikenal sebagai pendengar setia RRI Bengkalis dan aktif mengikuti dialog interaktif RRI menilai kegiatan seperti ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
Doorprize dan Antusiasme Masyarakat
Selain bazar dan senam bersama, panitia juga membagikan 80 doorprize kepada pengunjung, pelaku UMKM, dan peserta senam. Hadiah-hadiah menarik seperti kipas angin, rice cooker, dan voucher belanja semakin menambah semarak acara. Basuki mengajak masyarakat untuk terus mencintai dan menggunakan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. “Keberhasilan UMKM tidak hanya bergantung pada pelaku usahanya, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Dengan membeli dan menggunakan produk lokal, kita ikut memperkuat perekonomian Kabupaten Bengkalis,” tuturnya.
Dampak dan Implikasi bagi Ekonomi Lokal
Kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal. Pertama, bazar memberikan kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan pasar. Kedua, senam bersama dan doorprize meningkatkan partisipasi masyarakat, sehingga kesadaran akan pentingnya produk lokal semakin tinggi. Ketiga, acara ini memperkuat hubungan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat diadakan lebih sering dengan melibatkan lebih banyak sektor, seperti kerajinan tangan dan fesyen, sehingga variasi produk semakin beragam. Selain itu, kolaborasi dengan platform digital juga bisa menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar UMKM Bengkalis.
Penutup
Di tengah hiruk-pikuk bazar dan senam bersama, semangat gotong royong dan kebersamaan terasa kental. Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Bengkalis bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat mampu menggerakkan roda ekonomi lokal. Dengan dukungan berkelanjutan, produk-produk unggulan Bengkalis diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya di dalam daerah, tetapi juga hingga ke mancanegara. Semangat ini patut terus dipupuk, agar ekonomi kerakyatan semakin kokoh dan berdaya saing.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










