Iran Perketat Kontrol di Selat Hormuz untuk Menjaga Keamanan Jalur Energi

Iran Perketat Kontrol di Selat Hormuz untuk Menjaga Keamanan Jalur Energi

Suara Pecari | Iran telah memperketat pengawasan di Selat Hormuz, jalur utama bagi perdagangan energi global, dengan menerapkan sistem kontrol yang mencakup pos pemeriksaan di pulau-pulau strategis. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan dan gangguan pada pasokan energi dunia.

Selat Hormuz merupakan rute penting di mana sekitar 20% pasokan minyak dunia melintas. Dalam beberapa kasus, Iran dilaporkan menerapkan biaya untuk izin melintas kapal, seperti yang disampaikan oleh Reuters pada 21 Mei 2026.

Pengawasan yang ketat mencakup penentuan rute pelayaran yang harus diikuti oleh kapal yang melintas. Rute tersebut melewati beberapa pos militer di pulau-pulau strategis, dan dalam beberapa situasi, kapal harus berhenti untuk pemeriksaan oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada keterkaitan kapal dengan Amerika Serikat atau Israel.

Baca juga:

Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan untuk mengawasi potensi pelanggaran, seperti penyelundupan, yang dapat memperpanjang waktu transit dari sebelumnya lima jam menjadi dua hari. Beberapa kapal dilaporkan diminta untuk membayar biaya keamanan dan navigasi, meski mekanisme pembayaran ini tidak sepenuhnya transparan.

Baca juga:

Iran tampaknya memprioritaskan kapal dari negara-negara yang memiliki hubungan dekat dengan Teheran, sementara kapal dari negara lain harus bergantung pada kesepakatan antar pemerintah untuk mendapatkan izin melintas. Amerika Serikat telah memperingatkan risiko sanksi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pembayaran kepada Iran untuk akses pelayaran, tetapi sejumlah kapal tetap memilih untuk mengikuti mekanisme tersebut demi kelancaran perjalanan.

Baca juga:

Akibat dari langkah-langkah ini, arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz dilaporkan mengalami penurunan signifikan dibandingkan kondisi normal sebelum terjadinya konflik. Penurunan ini menambah tekanan terhadap pasar energi global dan memperburuk ketidakpastian pasokan minyak dunia.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan