Tokoh Agama dari 90 Negara Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Tokoh Agama dari 90 Negara Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Suara Pecari | Teheran – Pemerintah Iran mengumumkan bahwa lebih dari 30 negara serta tokoh-tokoh agama dari lebih dari 90 negara akan menghadiri rangkaian upacara pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam konferensi pers mingguan di Teheran pada Rabu, 1 Juli 2026, menyebutkan bahwa banyak pejabat dari negara-negara di kawasan maupun luar kawasan telah mengonfirmasi kehadiran mereka. Baghaei menegaskan bahwa upacara pemakaman ini merupakan “peristiwa paling penting” dalam beberapa hari mendatang, tidak hanya bagi Iran tetapi juga bagi kawasan Asia Barat dan komunitas internasional yang memiliki hubungan dengan negara tersebut. Seluruh negara tetangga Iran akan mengirimkan perwakilan, sementara kunjungan Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, ke Irak beberapa waktu lalu bertujuan mengoordinasikan pelaksanaan rangkaian upacara yang sebagian akan berlangsung di negara tersebut.

Jadwal dan Rangkaian Acara

Wakil Menteri Dalam Negeri Iran sekaligus Kepala Markas Penyelenggara Pemakaman, Ali Akbar Pourjamshidian, mengungkapkan bahwa upacara penghormatan internasional akan digelar di Teheran pada Jumat, 3 Juli 2026, dan dihadiri para pemimpin, pejabat tinggi, serta tokoh agama dari berbagai negara. Rangkaian perpisahan akan dimulai di aula salat Mosalla Imam Khomeini, Teheran, pada Sabtu, 4 Juli 2026 pagi waktu setempat dan berlangsung hingga Minggu, 5 Juli 2026. Prosesi pemakaman dijadwalkan pada Senin, 6 Juli 2026, dengan perkiraan dihadiri massa dalam jumlah besar dari Iran maupun negara-negara lain di kawasan. Berikut adalah jadwal lengkapnya:

Tanggal Acara Lokasi
3 Juli 2026 Upacara Penghormatan Internasional Teheran
4-5 Juli 2026 Rangkaian Perpisahan di Mosalla Imam Khomeini Teheran
6 Juli 2026 Prosesi Pemakaman Teheran
7 Juli 2026 Upacara di Kota Qom Qom
8 Juli 2026 Prosesi di Irak Irak
9 Juli 2026 Pemakaman di Mashhad Mashhad, Iran Timur Laut

Partisipasi Internasional yang Luas

Kehadiran tokoh agama dari 90 negara menunjukkan betapa besarnya pengaruh Ayatollah Khamenei di dunia Islam dan sekitarnya. Beberapa negara yang telah mengonfirmasi kehadiran pejabat tinggi antara lain:

  • Negara-negara tetangga Iran: Irak, Turki, Pakistan, Afghanistan, Armenia, Azerbaijan, Turkmenistan.
  • Negara-negara kawasan Timur Tengah: Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Oman, Kuwait, Bahrain, Yordania, Lebanon, Suriah, Yaman.
  • Negara-negara Asia: Indonesia, Malaysia, India, China, Jepang, Korea Selatan.
  • Negara-negara Afrika: Aljazair, Mesir, Nigeria, Sudan, Tunisia.
  • Negara-negara Eropa: Rusia, Turki (sebagian di Eropa), serta perwakilan dari beberapa negara Eropa lainnya.

Selain pejabat pemerintahan, sejumlah besar tokoh agama Syiah dan Sunni, termasuk ulama dari Najaf, Qom, dan Karbala, juga dijadwalkan hadir. Hal ini menandakan solidaritas lintas sektarian yang jarang terjadi, mengingat ketegangan historis antara Syiah dan Sunni di kawasan tersebut.

Kronologi Peristiwa

Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut memicu kemarahan luas di Iran dan dunia Islam. Setelah wafatnya Khamenei, Majelis Ahli Iran pada Maret 2026 memilih putranya, Mojtaba Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru. Berikut kronologi singkat peristiwa:

  1. 28 Februari 2026: Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel di Teheran.
  2. Maret 2026: Mojtaba Khamenei terpilih sebagai pemimpin tertinggi baru oleh Majelis Ahli Iran.
  3. 1 Juli 2026: Pemerintah Iran mengumumkan rencana pemakaman dan partisipasi internasional.
  4. 3-9 Juli 2026: Rangkaian upacara pemakaman berlangsung di Teheran, Qom, Irak, dan Mashhad.

Dampak dan Implikasi

Pemakaman Ayatollah Khamenei bukan sekadar acara seremonial, melainkan memiliki dampak geopolitik yang signifikan. Berikut beberapa implikasinya:

  • Pengaruh Regional: Kehadiran tokoh dari 90 negara menunjukkan bahwa Iran masih memiliki pengaruh kuat di dunia Islam dan negara-negara non-blok. Hal ini dapat memperkuat posisi Iran dalam negosiasi internasional pasca-pergantian kepemimpinan.
  • Stabilitas Domestik Iran: Pemakaman massal ini menjadi ujian bagi rezim baru di bawah Mojtaba Khamenei. Kemampuan mengorganisir acara sebesar ini akan menentukan persepsi publik terhadap kepemimpinannya.
  • Hubungan dengan AS dan Israel: Serangan yang menewaskan Khamenei telah memperburuk hubungan Iran dengan AS dan Israel. Pemakaman ini bisa menjadi ajang untuk menunjukkan persatuan melawan musuh bersama, sekaligus memicu eskalasi lebih lanjut.
  • Solidaritas Syiah-Sunni: Partisipasi tokoh agama Sunni dalam pemakaman pemimpin Syiah tertinggi dapat menjadi langkah awal rekonsiliasi sektarian di kawasan Timur Tengah yang selama ini dilanda konflik.

Penutup Naratif

Di tengah duka yang mendalam, Iran bersiap menyambut para pemimpin dan tokoh agama dari seluruh penjuru dunia untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei. Rangkaian upacara yang berlangsung selama sepekan ini bukan hanya perpisahan bagi seorang pemimpin, melainkan juga cerminan dari jaringan pengaruh yang ia bangun selama puluhan tahun. Dari Teheran hingga Mashhad, dari Qom hingga Irak, setiap langkah prosesi akan menjadi saksi bisu betapa besarnya jejak yang ditinggalkan. Bagi dunia, pemakaman ini adalah pengingat bahwa meskipun seorang pemimpin telah tiada, ideologi dan aliansi yang ia wariskan akan terus bergema. Kini, semua mata tertuju pada Iran, menanti apakah peristiwa bersejarah ini akan membawa perdamaian atau justru memperuncing ketegangan yang sudah ada.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan