Integrasi Keuangan dan Insentif Baru Dorong Pensiunan HK Menetap di Guangdong
Suara Pecari, Hong Kong (HK) terus memperkuat integrasi dengan daratan Tiongkok melalui berbagai kebijakan yang memudahkan warganya, terutama para pensiunan. Baru-baru ini, bank-bank di Provinsi Guangdong meluncurkan layanan remitansi lintas batas yang memungkinkan pensiunan HK yang menerima bantuan tunai portabel untuk mendapatkan tunjangan mereka langsung disetorkan ke rekening bank di daratan. Langkah ini menghilangkan hambatan utama bagi pensiunan HK yang ingin menetap di Guangdong.
Departemen Kesejahteraan Sosial HK mengumumkan bahwa para pensiunan yang memenuhi syarat kini dapat menerima pembayaran bantuan dalam dolar Hong Kong yang langsung ditransfer ke rekening HKD di bank-bank daratan yang ditunjuk tanpa biaya. Skema yang tercakup meliputi Bantuan Keamanan Sosial Komprehensif (CSSA) dan Tunjangan Usia Lanjut di bawah skema portabel Guangdong dan Fujian. Pembayaran dapat disalurkan ke rekening di cabang Industrial and Commercial Bank of China dan Bank of China di Guangdong.
Kepala Cabang Guangzhou dari Bank Rakyat Tiongkok menyatakan bahwa inisiatif baru ini secara efektif menghilangkan hambatan terakhir bagi para pensiunan HK yang memenuhi syarat untuk menerima bantuan tunai pemerintah SAR secara lintas batas. Layanan ini diharapkan semakin mendorong para pensiunan dari daerah administratif khusus untuk memilih pensiun di provinsi makmur tersebut di masa depan. Seorang pensiunan HK berusia 75 tahun yang menetap di Zhongshan bersama anak-anaknya sepuluh tahun lalu, membuka rekening melalui jalur hijau khusus. Ia mengatakan tunjangan kini dikreditkan langsung ke rekeningnya dan dapat dikonversi ke yuan melalui ponselnya. Sebelumnya, ia harus bolak-balik ke HK setiap beberapa bulan hanya untuk menarik tunjangannya.
Data dari Dewan Legislatif SAR tahun lalu menunjukkan bahwa jumlah pensiunan HK berusia 65 tahun ke atas yang tinggal di Guangdong untuk pensiun telah mencapai 99.600 pada pertengahan 2024, mewakili sekitar 6 persen dari populasi senior HK dan sekitar 40 persen dari semua penduduk HK yang tinggal di provinsi tersebut. Selama dekade terakhir, kelompok ini telah tumbuh sebesar 40,5 persen. Guangzhou, Foshan, Zhongshan, Zhuhai, dan Shenzhen menjadi tujuan paling populer, menarik pensiunan HK dengan transportasi yang nyaman, biaya perumahan dan hidup yang lebih rendah, serta penyelarasan kebijakan medis dan perawatan lansia antara Guangdong dan HK.
Sementara itu, pemerintah HK juga meluncurkan skema insentif tunai baru bagi penerima bantuan sosial yang mendapatkan pekerjaan tetap. Mulai 1 Oktober, penerima CSSA yang beralih ke Tunjangan Keluarga Pekerja (WFA) dapat menerima insentif hingga HK$45.000 selama tiga tahun. Insentif ini bertujuan mendorong kemandirian melalui pekerjaan berkelanjutan. Pembayaran diberikan dalam tiga tahap: HK$10.000 pada tahun pertama, HK$15.000 pada tahun kedua, dan HK$20.000 pada tahun ketiga. Keluarga yang memenuhi syarat harus memiliki pekerjaan terus-menerus dan mendapatkan persetujuan untuk setidaknya dua aplikasi WFA berturut-turut selama periode 12 bulan.
Di sektor lain, saham perusahaan kecerdasan buatan (AI) Tiongkok, Zhipu AI, yang diperdagangkan sebagai Knowledge Atlas Technology di HK, berhasil bertahan di tengah penurunan saham AI secara luas. Perusahaan berkomitmen untuk memprioritaskan kemajuan menuju kecerdasan umum buatan (AGI) daripada komersialisasi jangka pendek. Sementara itu, pelatih kuda Caspar Fownes meraih gelar juara pelatih HK untuk kelima kalinya, menunjukkan dinamika olahraga di HK.
Integrasi keuangan dan kebijakan sosial antara HK dan daratan Tiongkok terus memperkuat ikatan kedua wilayah. Dengan layanan remitansi lintas batas dan insentif kerja, pensiunan HK semakin dimudahkan untuk menetap di Guangdong, sementara program kesejahteraan mendorong kemandirian ekonomi. Langkah-langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga HK tetapi juga memperdalam integrasi regional dalam kerangka Greater Bay Area.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










