Rusia Kembangkan Jammer Pengacau Sinyal Starlink untuk Halau Serangan Drone Ukraina

Suara PecariRusia telah mengembangkan sistem perang elektronik terbaru yang diberi nama Volna Kupol Garant, bertujuan untuk mengacaukan sinyal satelit Starlink milik SpaceX. Langkah ini merupakan respons terhadap penggunaan jaringan Starlink oleh Ukraina dalam menghadapi serangan drone ke wilayah Rusia.

Volna Kupol Garant bekerja dengan memancarkan gelombang radio frekuensi tinggi secara terkonsentrasi yang mengganggu transmisi data antara terminal pengguna di darat dan satelit Starlink di orbit rendah Bumi. Sistem ini tidak merusak perangkat keras Starlink secara fisik, melainkan memblokir kemampuan satelit untuk menerima sinyal dari pengguna di area yang terkena jamming, sehingga menghambat operasi drone yang mengandalkan jaringan tersebut.

Cara Kerja dan Struktur Sistem Volna Kupol Garant

Sistem ini terdiri dari enam modul yang terpasang pada trailer, dengan masing-masing trailer membawa dua antena satelit yang dapat diarahkan dan dilindungi oleh kubah pelindung tembus gelombang radio. Desain modular memungkinkan antena beroperasi secara fleksibel baik saat terpasang di trailer maupun terpisah di darat, menyesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan operasi.

Volna Kupol Garant menggunakan antena susunan bertahap terarah untuk menghasilkan interferensi pada delapan pita transmisi data Starlink yang masing-masing berukuran 62,5 MHz. Dengan cara ini, sistem mampu membebani dan mengganggu penerimaan sinyal satelit, sehingga terminal darat di area cakupan tidak dapat mengirim atau menerima data melalui Starlink.

Konteks Penggunaan dan Implikasi

Pengembangan sistem ini muncul setelah SpaceX memberikan izin penggunaan jaringan Starlink kepada warga Ukraina, termasuk di wilayah yang diduduki Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga pernah meminta bantuan dari Presiden AS agar Starlink dapat mendukung operasi penargetan serangan ke dalam wilayah Rusia.

Dengan adanya Volna Kupol Garant, Rusia berupaya menghambat pemanfaatan teknologi komunikasi satelit ini dalam konteks militer oleh Ukraina. Meskipun sistem ini tidak menghancurkan satelit secara fisik, kemampuannya untuk melumpuhkan operasi pesawat ruang angkasa tertentu dan mengacaukan sinyal dapat mengganggu efektivitas jaringan Starlink dalam mendukung operasi militer Ukraina.

Perkembangan ini menandai eskalasi dalam penggunaan teknologi perang elektronik yang semakin canggih, khususnya dalam perang modern yang melibatkan penggunaan drone dan komunikasi satelit. Dampak dari penggunaan jammer ini terhadap dinamika konflik di kawasan masih akan terus dipantau.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *