PPIH Persiapkan Transportasi Armuzna untuk Jemaah Haji Indonesia
Suara Pecari | PPIH Arab Saudi sedang mempersiapkan transportasi menuju kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) untuk memastikan kelancaran pergerakan para jemaah haji Indonesia. Kepala Bidang Transportasi PPIH, Syarif Rahman, menegaskan bahwa jadwal keberangkatan telah disusun dengan ketat untuk 527 kloter jemaah.
Pergerakan pertama dari Makkah menuju Armuzna dijadwalkan mulai pukul 07.00 waktu setempat. Jemaah diharapkan menyiapkan perbekalan enam jam sebelum keberangkatan dan mengenakan pakaian ihram tiga jam sebelumnya. Syarif juga menyatakan bahwa satu jam sebelum keberangkatan, seluruh jemaah harus berkumpul di lobi hotel.
PPIH mengharapkan dengan mengikuti pola ini, tidak akan ada jemaah yang terlambat. Sistem ini akan diterapkan tidak hanya saat keberangkatan tetapi juga saat jemaah kembali menuju Makkah.
Setiap maktab yang terdiri dari sekitar tiga ribu jemaah akan dilayani oleh tujuh bus Naqabah yang beroperasi dalam tiga sif, yaitu pagi, siang, dan sore. Untuk meminimalisir kepadatan arus jemaah, PPIH juga menerapkan skema Taradudi, yaitu sistem transportasi bolak-balik, serta Murur saat berpindah menuju Muzdalifah.
Sif pertama transportasi dijadwalkan berlangsung dari pukul 19.00 hingga 23.00 waktu Arab Saudi, dengan target sekitar 160 ribu jemaah bergerak pada tahap ini. PPIH memprioritaskan lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan saat naik bus, sementara laki-laki diberangkatkan terakhir sesuai dengan pengaturan sirkulasi jemaah.
Persiapan yang matang ini diharapkan dapat mendukung kelancaran selama pelaksanaan ibadah haji, sehingga semua jemaah dapat menjalani rangkaian ibadah dengan lancar dan nyaman.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












