Seperlima Kasus Penyakit Penyebab Disabilitas Bersumber dari Gangguan Penglihatan
Suara Pecari – Gangguan penglihatan menjadi penyebab signifikan bagi disabilitas di Indonesia, dengan seperlima kasus penyakit penyebab disabilitas bersumber dari kondisi ini. Pemerintah berupaya memperkuat layanan kesehatan mata sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dampak Gangguan Penglihatan terhadap Kualitas Hidup
<pGangguan penglihatan tidak langsung menyebabkan kematian, namun berdampak besar pada keterbatasan aktivitas sehari-hari, menurunnya produktivitas, serta ketergantungan pada orang lain. Hal ini memengaruhi kemandirian dan kesejahteraan individu yang mengalaminya.
Upaya Pemerintah dalam Penanganan Gangguan Penglihatan
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) fokus pada beberapa program utama:
- Deteksi dini gangguan penglihatan melalui pemeriksaan di fasilitas kesehatan primer.
- Perluasan operasi katarak dengan target cakupan operasi mencapai 80 persen untuk penderita katarak tingkat sedang hingga berat.
- Pemerataan dokter spesialis mata hingga wilayah terpencil untuk memudahkan akses layanan kesehatan mata.
- Peningkatan hasil pengobatan dengan target 80 persen pasien memperoleh pemulihan ketajaman penglihatan yang baik pasca operasi.
Target dan Indikator Kesehatan Mata Nasional
Program Peta Jalan Kesehatan Penglihatan Nasional menargetkan pemeriksaan dini bagi satu juta individu berisiko gangguan penglihatan. Selain itu, pemerintah menetapkan indikator Cataract Surgical Rate (CSR) minimal 3.000 tindakan operasi katarak per satu juta penduduk setiap tahun sebagai ukuran capaian layanan.
Pentingnya Pemeriksaan Mata di Fasilitas Kesehatan Primer
Kemenkes mendorong pemanfaatan metode funduskopi atau oftalmoskopi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama. Pemeriksaan ini memungkinkan tenaga kesehatan mendeteksi penyakit mata yang berpotensi menyebabkan gangguan penglihatan serius, termasuk masalah pada retina dan pembuluh darah mata.
Keseriusan Penanganan untuk Meningkatkan Angka Harapan Hidup Sehat
Menurut Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono, penanganan gangguan penglihatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan Health-Adjusted Life Expectancy (HALE) atau Angka Harapan Hidup Sehat. Penanganan yang tepat dapat mengurangi beban disabilitas dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Dengan berbagai program dan target yang telah ditetapkan, upaya pemerintah dalam menangani gangguan penglihatan menunjukkan komitmen kuat untuk mengurangi dampak disabilitas akibat penyakit mata dan memperkuat layanan kesehatan mata di Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










