Eks Karyawan Gedank di Jember Cell Diduga Gelapkan dan Curi 73 HP, Kerugian Capai Hampir Rp450 Juta
Suara Pecari, Jember – Mantan supervisor gudang Gedank Cell di Jember, berinisial VD, mulai menjalani persidangan atas dugaan penggelapan satu unit iPhone 17 Pro Max. Selain itu, VD juga diduga terlibat dalam kasus pencurian 73 unit telepon genggam, uang setoran sekitar Rp39 juta, dan aksesori senilai Rp1,2 juta dengan total kerugian hampir Rp450 juta.
Persidangan Dugaan Penggelapan
Kasus penggelapan yang menyeret VD mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Jember pada Rabu, 5 Agustus 2026. Dalam persidangan terungkap bahwa iPhone 17 Pro Max warna silver berkapasitas 256 GB yang diduga digelapkan memiliki nilai sekitar Rp25 juta. Dugaan penggelapan ini terungkap setelah Tim Resmob melacak salah satu ponsel yang masuk dalam daftar barang hasil pencurian. Ponsel tersebut ternyata bukan hasil pencurian, melainkan barang yang diduga digelapkan oleh VD dan dimasukkan ke dalam laporan pencurian.
Kasus Pencurian Terpisah dengan Kerugian Besar
Di luar perkara penggelapan, VD juga diduga terlibat dalam kasus pencurian yang menyebabkan kerugian perusahaan hampir Rp450 juta. Barang hilang terdiri atas 73 unit telepon genggam berbagai merek, uang setoran sekitar Rp39 juta, serta aksesori senilai Rp1,2 juta. Pencurian diduga terjadi dalam satu kali aksi pada dini hari dengan modus yang terstruktur dan mengarah pada keterlibatan orang dalam.
Peran Pelaku dan Penanganan Kasus
Penyidik menetapkan dua tersangka, yaitu VD dan RD. RD diduga sebagai otak pencurian, sedangkan VD diduga membantu menjalankan aksi tersebut. Keduanya telah diamankan oleh pihak berwenang. Perkara penggelapan telah masuk tahap persidangan, sedangkan berkas perkara pencurian masih dalam proses hukum berikutnya di pengadilan.
Konteks dan Analisis
Manajer Operasional Gedank Cell, Nizar, menjelaskan bahwa pola pencurian mengindikasikan keterlibatan orang dalam karena pelaku memilih ponsel dengan spesifikasi dan nilai jual tinggi. Mekanisme pencurian yang terstruktur menunjukkan perencanaan matang, sehingga pihak perusahaan dan aparat penegak hukum terus mendalami kasus ini untuk mengungkap seluruh jaringan dan modus yang digunakan.
Dampak dan Perkembangan
Kasus ini menimbulkan kerugian signifikan bagi Gedank Cell dan menjadi perhatian serius terkait keamanan barang di dalam perusahaan. Proses hukum terhadap kedua tersangka diharapkan dapat memberikan efek jera dan meningkatkan pengawasan internal perusahaan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









