Keselamatan Anak Jadi Prioritas Utama Satgas MBG Jember

Keselamatan Anak Jadi Prioritas Utama Satgas MBG Jember

Suara Pecari | Jember – Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Jember, Achmad Imam Fauzi, menegaskan bahwa keselamatan anak harus menjadi prioritas utama program tersebut. Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden dugaan keracunan makanan yang dialami oleh sejumlah siswa TK di Kaliwates pada Rabu, 20 Mei 2026.

Fauzi menyatakan, kejadian tersebut menunjukkan adanya masalah yang perlu segera dievaluasi dalam pelaksanaan program MBG. “Faktanya ada korban. Berarti ada sesuatu di hulunya, terkait teknis maupun SOP yang dilakukan,” ungkapnya saat melakukan inspeksi di dapur penyedia makanan MBG pada Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menekankan bahwa jumlah dapur atau Sekolah Pangan dan Gizi (SPPG) harus mengutamakan keselamatan penerima manfaat program, bukan semata-mata mengejar target. “Keselamatan itu harus diutamakan, bukan target berapa SPPG,” tambahnya.

Baca juga:

Bupati Jember, Muhammad Fawait, juga telah memberikan instruksi agar kejadian serupa tidak terulang dan meminta maaf kepada para korban serta keluarga mereka. Meski seluruh siswa yang mengalami keluhan kesehatan telah diperbolehkan pulang, Satgas MBG akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program.

Baca juga:

Fauzi menegaskan bahwa Satgas MBG akan memberikan rekomendasi kepada pihak berwenang mengenai langkah-langkah yang perlu diambil terhadap dapur penyedia makanan tersebut, termasuk kemungkinan pemberian sanksi suspend. Rekomendasi ini tidak perlu menunggu hasil riset laboratorium, karena fakta adanya korban sudah menjadi dasar untuk evaluasi awal.

Baca juga:

“Namanya rekomendasi, yang memutus adalah pemilik kewenangan. Tetapi faktanya sudah ada korban,” tutup Fauzi. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan prosedur yang ketat dalam program yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak di Jember.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan