Bondowoso Siapkan Kebijakan untuk Jaga Kualitas Tembakau

Bondowoso Siapkan Kebijakan untuk Jaga Kualitas Tembakau

Suara Pecari | Bondowoso, yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau, telah menyiapkan kebijakan baru untuk menjaga mutu produk tembakau lokal. Pada tahun 2024, luas lahan yang ditanami tembakau di wilayah ini mencapai 8.424,40 hektare, dengan varietas andalan seperti Maesan 1 dan Maesan 2 yang diminati oleh perusahaan rokok.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara Gelar Tanam Tembakau yang bertema ‘Sarasehan dan Seremoni Tanam Raya Tembakau 2026’. Dalam kesempatan itu, ia menggarisbawahi tantangan yang dihadapi, yakni penurunan kualitas tembakau akibat pencampuran varietas yang tidak sesuai dalam dua tahun terakhir.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk mengeluarkan kebijakan yang mendukung upaya pemurnian dan peningkatan kualitas tembakau, khususnya varietas Maesan 1 dan Maesan 2. Bupati Wahid menekankan, “Kami siap mengeluarkan kebijakan dan pendorong rangsangan agar kita dapat meningkatkan kualitas tembakau dan memurnikan Maesan 1 dan Maesan 2.”

Baca juga:

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menanggapi rencana kebijakan pemerintah pusat yang akan diatur melalui peraturan menteri sebagai lanjutan dari PP Nomor 28 Tahun 2024. Ia mengaku banyak menerima pertanyaan terkait posisi pemerintah daerah terhadap regulasi tersebut, yang tidak hanya akan membatasi area dan iklan rokok, tetapi juga mengatur kadar tar dan nikotin yang dapat berpengaruh pada industri hasil tembakau.

Baca juga:

Bupati Wahid memberikan apresiasi kepada Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Bondowoso yang telah memprakarsai kegiatan tersebut. Dengan menghadirkan berbagai narasumber dari tingkat provinsi hingga pusat, termasuk Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia, acara tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan dan solusi bagi para petani dan pemangku kepentingan di industri tembakau.

Baca juga:

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Bondowoso, diharapkan kualitas tembakau lokal dapat terjaga dan meningkatkan daya saing di pasar.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan