Pemkab Jember Tindak Tegas Dapur MBG Terkait Dugaan Keracunan Makanan

Pemkab Jember Tindak Tegas Dapur MBG Terkait Dugaan Keracunan Makanan

Suara Pecari | Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah serius setelah terjadinya dugaan kasus keracunan makanan yang melibatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami oleh sejumlah siswa taman kanak-kanak. Dalam pernyataannya, Ketua Satgas MBG Jember sekaligus Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Achmad Imam Fauzi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan meminta penutupan terhadap SPPG Mitra Kaliwates 7, yang dicurigai sebagai penyedia makanan dalam insiden tersebut.

Achmad menegaskan, Satgas MBG akan bertindak tegas untuk menutup dapur tersebut, mengingat sebelumnya telah ada beberapa keluhan dari masyarakat yang disampaikan melalui saluran pengaduan Wadul Guse. Selain penutupan, Satgas juga akan meningkatkan pengawasan terhadap dapur penyedia makanan MBG di seluruh kecamatan di Jember.

Data dari Satgas MBG Jember menunjukkan bahwa sekitar 18 anak diduga mengalami keracunan, dengan empat di antaranya harus dirawat inap di rumah sakit. Sementara itu, siswa lainnya mendapatkan penanganan di puskesmas dan rawat jalan. Bupati Jember, Muhammad Fawait, turut menyampaikan rasa penyesalan atas kejadian ini dan meminta maaf kepada para korban serta orang tua siswa yang terdampak.

Baca juga:

Dalam rangka mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang, Pemkab Jember berharap insiden keracunan makanan ini menjadi yang terakhir. Pihak pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap program makanan bergizi yang disediakan untuk anak-anak.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan