Polisi Sopir BYD yang Lindas Ojol di Jaksel Masih Diperiksa, Negatif Narkoba

Suara Pecari, Jakarta – Sopir mobil BYD yang menabrak dan melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Sopir bernama Sunardi (40) tersebut telah diperiksa dan hasil tes narkoba serta alkoholnya negatif.

Fakta Kecelakaan

<pKecelakaan terjadi pada Jumat, 23 Oktober 2026 sekitar pukul 16.48 WIB, tepat di depan Win Hotel. Mobil listrik BYD Atto 1 dengan nomor polisi B-1220-KDP melaju dari arah selatan ke utara, lalu oleng ke kiri dan menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Hasan Syukur, seorang pengemudi ojol bernomor polisi A-3867-DD. Setelah menabrak ojol tersebut, mobil BYD juga menabrak mobil Wuling bernomor polisi B-1835-ERZ yang berada di depan ojol.

Baca juga:

Akibat benturan tersebut, Hasan Syukur terjepit di antara kedua mobil, jatuh dan terlindas ban depan kanan BYD, hingga mengalami patah tulang pada kaki kiri dan luka lecet. Korban kemudian dirawat di Rumah Sakit Fatmawati.

Status Sopir dan Proses Penyelidikan

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, menyatakan bahwa Sunardi masih diamankan dan diperiksa. Statusnya belum ditetapkan sebagai tersangka karena proses penyidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Mujiyanto juga memastikan bahwa sopir tidak berusaha melarikan diri dan mobil berhenti di lokasi kejadian setelah sempat oleng. Pemeriksaan terkait kemungkinan penggunaan narkoba dan alkohol telah dilakukan dan hasilnya negatif.

Konteks dan Pentingnya Penyelidikan

Kejadian ini menjadi perhatian karena melibatkan kendaraan listrik BYD yang menabrak pengemudi ojol, yang merupakan kelompok pengguna jalan rentan. Penyelidikan mendalam penting untuk memastikan penyebab kecelakaan dan tindak lanjut hukum yang tepat, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi korban dan masyarakat.

Baca juga:

Polres Metro Jakarta Selatan masih melanjutkan proses penyidikan untuk mengumpulkan bukti dan menentukan langkah selanjutnya.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *