Sarwendah Tan: Dari Guru Les hingga Pusaran Kontroversi Pengasuhan Anak

Sarwendah Tan: Dari Guru Les hingga Pusaran Kontroversi Pengasuhan Anak

Suara Pecari | Jakarta – Nama Sarwendah Tan kembali menjadi sorotan publik di tengah isu pengasuhan anak-anaknya bersama Ruben Onsu. Mantan istri presenter kondang itu kini menghadapi kritikan tajam terkait keterlibatan putrinya dalam siaran langsung TikTok bersama kekasihnya, Giorgio Antonio, yang kerap berlangsung hingga larut malam. Ruben Onsu, melalui kuasa hukumnya Minola Sebayang, menyatakan kekhawatiran akan eksploitasi anak dan mempertimbangkan untuk mengambil hak asuh. Di sisi lain, sumber kekayaan Sarwendah Tan pun ikut menjadi perbincangan, termasuk bisnis minuman sehat Sarwendah Juice yang dijalaninya.

Konflik bermula ketika Ruben Onsu menilai Sarwendah Tan belum menciptakan suasana ideal untuk tumbuh kembang Thalia dan Thania. Salah satu pemicunya adalah video viral yang memperlihatkan Thania memijit Giorgio Antonio di atas tempat tidur. Menurut Minola, hal itu melanggar batasan privasi anak dengan pria dewasa. Ruben pun berniat menggugat hak asuh jika akses komunikasi dan pertemuan dengan kedua putrinya terus dihambat.

Di tengah polemik, Sarwendah Tan mengunggah permintaan maaf secara umum, namun pihak Ruben menilai belum spesifik ditujukan kepadanya. Warganet berspekulasi bahwa Sarwendah khawatir brand miliknya akan diboikot. Namun, terlepas dari kontroversi, latar belakang Sarwendah cukup menarik. Sebelum dikenal sebagai istri Ruben Onsu, ia pernah bekerja sebagai guru les dan penerjemah bahasa Mandarin. Kariernya di dunia hiburan bermula saat ia menemani teman audisi Cherrybelle pada 2010, dan justru dirinya yang terpilih bersama sembilan peserta lainnya.

Kekhawatiran Ruben Onsu bukan tanpa alasan. Ia menegaskan tidak pernah ada istilah mantan ayah untuk hubungannya dengan kedua putrinya. Kuasa hukum Ruben menambahkan bahwa kliennya hanya ingin Sarwendah membuka akses pertemuan. Sementara itu, Nikita Mirzani menilai orang yang seharusnya dimintai maaf oleh Sarwendah adalah Ruben Onsu.

Publik pun bertanya-tanya, akankah perseteruan ini berujung pada perubahan hak asuh? Yang jelas, kehidupan Sarwendah Tan kini tak lagi seindah dulu. Dari seorang guru les yang berubah total menjadi selebritas, ia kini harus menghadapi ujian berat sebagai seorang ibu di tengah sorotan tajam masyarakat.

Kesimpulannya, kontroversi pengasuhan anak yang melibatkan Sarwendah Tan dan Ruben Onsu menyoroti pentingnya batasan privasi dan perlindungan anak di era digital. Bisnis dan popularitas bukanlah jaminan bahwa seorang ibu telah memberikan lingkungan terbaik bagi buah hatinya. Semua pihak berharap yang terbaik untuk Thalia dan Thania.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan