Roberto Mancini Minta Maaf dan Targetkan Trofi usai Kembali Tangani Timnas Italia
Suara Pecari – Roberto Mancini secara resmi kembali menangani Timnas Italia setelah meninggalkan posisinya pada 2023 untuk melatih Arab Saudi. Dalam pernyataan perdananya, pelatih berusia 61 tahun itu menyampaikan permintaan maaf kepada publik Italia dan bertekad membawa Gli Azzurri kembali ke puncak.
Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut, yang memicu perubahan besar di federasi sepak bola Italia (FIGC). Mancini, yang sebelumnya mempersembahkan gelar Euro 2020, diangkat kembali menggantikan Gennaro Gattuso.
Permintaan Maaf dan Penyesalan
Mancini mengakui kesalahannya saat meninggalkan Italia pada Agustus 2023 hanya untuk menerima tawaran Arab Saudi dua pekan kemudian. “Saya benar-benar minta maaf. Rasanya seperti kehilangan wanita yang paling Anda cintai. Itu berarti Anda melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan,” ujarnya dikutip dari ESPN. Ia menyesali keputusan tersebut dan berjanji akan membawa tim nasional kembali ke tempat yang semestinya.
Target Trofi dan Membangkitkan Kembali Kecintaan Suporter
Mancini menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dan berambisi meraih setidaknya satu trofi besar. “Saya berharap bisa memenangkan satu trofi penting, atau bahkan dua, lalu tetap bertahan lebih lama bila memungkinkan,” katanya dalam konferensi pers. Salah satu prioritasnya adalah memulihkan hubungan dengan suporter. “Saya akan berusaha membuat tim Italia tampil begitu indah sehingga para suporter kembali jatuh cinta dan memaafkan saya,” imbuhnya.
Dukungan FIGC dan Peran Claudio Ranieri
Presiden FIGC Giovanni Malago menyebut Mancini sebagai sosok tepat untuk membangkitkan Italia. Bersamaan dengan penunjukan Mancini, FIGC juga mengangkat Claudio Ranieri sebagai direktur teknik. Ranieri akan mengawasi pengembangan sepak bola elite di seluruh struktur tim nasional.
Laga Perdana dan Jadwal
Mancini akan menjalani pertandingan pertamanya pada periode kedua saat Italia menghadapi Belgia di UEFA Nations League di Roma pada 25 September 2026. Setelah itu, Gli Azzurri akan menjamu Turki di Bologna pada 5 Oktober. “Grup ini akan sulit, tapi kami siap,” ujar Mancini.
Kembalinya Mancini diharapkan mampu mengakhiri keterpurukan Italia yang telah lama absen dari Piala Dunia dan mengembalikan kejayaan sepak bola Italia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










