Tarif Ekspor Tuna-Cakalang ke Jepang Jadi 0 Persen, Manfaatkan Registrasi IJEPA

Tarif Ekspor Tuna-Cakalang ke Jepang Jadi 0 Persen, Manfaatkan Registrasi IJEPA

Suara Pecari, Jakarta – Tarif bea masuk produk olahan tuna dan cakalang asal Indonesia ke Jepang resmi menjadi 0 persen mulai 1 Agustus 2026. Kebijakan ini merupakan hasil implementasi perubahan protokol Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Erwin Dwiyana, menyatakan bahwa eksportir yang telah memiliki registrasi IJEPA dapat langsung menikmati fasilitas ini. Sebelumnya, empat kategori produk olahan tuna dan cakalang dikenakan tarif Most Favoured Nation (MFN) sebesar 9,6 persen. Produk tersebut meliputi cakalang dan bonito dalam kemasan kedap udara, tuna dalam kemasan kedap udara, cakalang dan bonito rebus kering (katsuobushi), serta frozen precooked tuna.

Penghapusan tarif dinilai membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor ke Jepang, yang merupakan salah satu pasar utama produk perikanan Indonesia. Erwin mendorong pelaku usaha segera melakukan registrasi ke KKP untuk memanfaatkan fasilitas ini. KKP juga akan melakukan inspeksi berkala guna memastikan eksportir memenuhi persyaratan IJEPA.

Hingga saat ini, dari 30 unit pengolahan ikan (UPI) dan eksportir yang mengikuti proses verifikasi sejak Januari 2026, sebanyak 11 perusahaan telah dinyatakan memenuhi persyaratan dan memperoleh nomor registrasi IJEPA. Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara. Pemerintah juga tengah menyiapkan registrasi tahap kedua agar lebih banyak UPI dapat memperoleh fasilitas tarif.

Dengan adanya kebijakan ini, para eksportir diharapkan segera melengkapi registrasi untuk memaksimalkan peluang pasar Jepang yang potensial.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *