Keberatan Ruben Onsu Soal Anak di Live Sarwendah: Bukan Cemburu, Ini Alasannya

Keberatan Ruben Onsu Soal Anak di Live Sarwendah: Bukan Cemburu, Ini Alasannya

Suara Pecari | Nama Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah mengajukan gugatan hak asuh anak pasca perceraian dengan Sarwendah. Banyak spekulasi yang mengaitkan langkah tersebut dengan rasa cemburu atau ketidakmampuan move on, namun pihak Ruben dengan tegas membantah anggapan tersebut. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben Onsu menjelaskan bahwa keberatannya murni didasari kekhawatiran sebagai seorang ayah, bukan karena urusan pribadi dengan mantan istrinya.

Menurut Minola, yang menjadi perhatian utama Ruben Onsu adalah keterlibatan kedua putrinya dalam aktivitas media sosial Sarwendah bersama Giorgio Antonio. Beberapa kali anak-anak tersebut muncul dalam siaran langsung yang dilakukan Sarwendah dan kekasih barunya. Ruben menilai hal ini berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis anak-anaknya. “Bukan karena Ruben cemburu, tapi ini karena ada anak-anak. Anak-anak itu adalah anak-anak Ruben yang dilibatkan dalam suatu lingkungan yang menurut pemikiran Ruben sebagai seorang ayah tidak tepat,” ujar Minola dalam konferensi pers daring, Jumat (12/6/2026).

Pernyataan ini sekaligus menjawab berbagai tudingan yang beredar di media sosial. Minola menegaskan bahwa Ruben Onsu tidak sedang berbicara sebagai mantan suami yang masih memiliki persoalan pribadi, melainkan dalam kapasitasnya sebagai seorang ayah. “Jadi tolong dipahami beda kapasitas ketika Ruben menyatakan keberatannya. Dia melihat ini tidak baik bagi psikologis anaknya,” tambahnya.

Ruben Onsu sendiri memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai langkah hukum yang akan diambil. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada penasihat hukumnya. “Kayaknya kalau itu biar Bang Minola aja, jadi biar kita nggak dua arah,” ujar Ruben saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026). Meski demikian, ia mengaku bersyukur karena akhirnya ada diskusi dengan pihak Sarwendah. “Saya senang adanya bisa berdiskusi. Mudah-mudahan ada titik terangnya. Karena yang diobrolin dan yang dimintain ini adalah cuma waktunya anak-anak doang, melebarnya jadi ke mana-mana,” ungkapnya.

Ruben Onsu menegaskan bahwa inti persoalan yang ingin diselesaikan sebenarnya sederhana, yaitu waktu bertemu dengan kedua putrinya. Ia menginginkan pertemuan yang lebih intim tanpa kehadiran pihak lain. “Yang saya inginkan itu adalah bertemu sama anak-anak hanya sayanya dan anak-anak. Jadi itu doang. Kenapa? Karena saya pengin intimate aja gitu loh. Cuman ya memang semuanya itu kan perlu waktu, jadi ya perlu sabar,” lanjutnya.

Di tengah situasi yang menekan, Ruben Onsu mengaku lelah namun berusaha tetap tenang. Ayah tiga anak ini memilih fokus pada hal yang menurutnya paling penting saat ini, yaitu bertemu dengan kedua putrinya dan berbicara langsung dengan putra angkatnya, Betrand Peto alias Onyo. Ia juga menyambut baik undangan diskusi dari pihak Sarwendah, meskipun jadwal yang diusulkan belum bisa dipenuhi karena kesibukan.

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah mencuat setelah isu nafkah anak disebut berhenti sejak Desember 2025. Namun, Ruben menegaskan bahwa semua langkah yang diambilnya semata-mata demi kebaikan anak-anak. Publik pun diharapkan tidak mengaitkan persoalan ini dengan isu gagal move on atau rasa cemburu. Ruben memberikan kebebasan penuh kepada Sarwendah untuk menjalani kehidupannya, asalkan anak-anak tidak dilibatkan dalam aktivitas yang berpotensi merugikan mereka.

Kesimpulannya, langkah hukum yang ditempuh Ruben Onsu bukan didasari oleh rasa cemburu atau dendam pribadi, melainkan kepedulian seorang ayah terhadap tumbuh kembang anak-anaknya. Ia berharap melalui diskusi yang difasilitasi kuasa hukum masing-masing, dapat ditemukan titik terang yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi buah hati.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan