Lirik Lagu “Vas Bunga” dari Lomba Sihir Tambah Warna di Album “Setelah Obrolan Jam 3 Pagi”
Lomba Sihir Rilis Lagu “Vas Bunga” sebagai Bagian Album Deluxe
Suara Pecari, Jember – Pada 4 September 2026, Lomba Sihir merilis lagu terbaru berjudul “Vas Bunga” yang menjadi bagian dari edisi perpanjangan album “Setelah Obrolan Jam 3 Pagi”. Lagu ini merupakan salah satu dari lima lagu baru yang melengkapi kelanjutan album kedua mereka, menambah total lagu dalam album menjadi 21.
Lagu “Vas Bunga” hadir bersama empat lagu lain yaitu “Cerita Cinta”, “Hampir”, “Di Seberang”, dan “Sedikit Demi Sedikit”. Penambahan lagu tersebut bukan mini album terpisah, melainkan sebuah kelanjutan dari album sebelumnya yang masih menyimpan cerita dan perasaan yang ingin dieksplorasi oleh para personel.
Inspirasi dan Proses Kreatif
Baskara Putra, vokalis Lomba Sihir, mengungkapkan bahwa pendekatan vokal dalam lagu “Vas Bunga” terinspirasi dari Cholil Mahmud, vokalis Efek Rumah Kaca. Pengalaman berkolaborasi dengan Efek Rumah Kaca memberi Baskara perspektif baru dalam mengolah musik yang kemudian diaplikasikan pada lagu ini.
Secara makna, “Vas Bunga” mewakili materi yang lebih personal dan menjadi cerminan perasaan serta cerita yang belum sepenuhnya tersampaikan dalam album “Obrolan Jam 3 Pagi” sebelumnya.
Lirik Lagu “Vas Bunga”
Lagu ini menggambarkan keinginan memahami tawa, letih, hingga marah yang dialami seseorang melalui interaksi sehari-hari, termasuk pesan-pesan di layar ponsel dan obrolan dalam grup dengan teman-teman dekat. Liriknya mengandung metafora tentang pertumbuhan dan perubahan, menggambarkan sebuah vas bunga yang berkembang menjadi taman, melambangkan evolusi hubungan dan kehidupan.
Ingin kupaham tawa candamu yang kau unggah di layar ponselmu
Bersama-sama dengan temanku di grup berisi aku dan kamu
Ingin kupaham letih marahmu yang kau bicarakan malam Sabtu
Keluh dan kesah perjalananmu, oh kita semakin jarang bertemu
Melihat orang-orang yang aku kumpulkan
Merekah bahagia, bermekaran
Dari sebuah vas bunga menjadi taman
Bermekaran tanpa aku di sana
Mungkin ini ajaibnya, rumah ini terus bertahan, berevolusi, menyesuaikan
Tumbuh ke berbagai arah
Tidak apa, masing-masing dulu
Susah mudahnya, semoga kita selalu bersama
Melihat orang-orang yang aku kumpulkan
Merekah bahagia, bermekaran
Dari sebuah vas bunga menjadi taman
Bermekaran, bermkaran
Bersemi dan bermkaran
Bersemi dan bermekaran (Bermekaran)
Bersemi dan bermekaran (Bersemi dan bermekaran)
Bersemi dan bermekaran
Makna dan Signifikansi Lagu
“Vas Bunga” bukan hanya lagu biasa, melainkan representasi dari dinamika hubungan dan kehidupan yang terus berubah. Lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan bagaimana hubungan dan komunitas dapat berkembang dan bertransformasi meski tanpa kehadiran fisik satu sama lain.
Penambahan lima lagu baru dalam album deluxe ini memberikan ruang bagi Lomba Sihir untuk menyampaikan cerita yang lebih dalam dan personal, memperkaya pengalaman mendengarkan bagi para penggemar dan penikmat musik Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










