Cerita Ni Kadek Dhinda Berlatih Jam 3 Pagi demi Meraih Mimpi
Suara Pecari – Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia, menunjukkan dedikasi tinggi dengan berlatih sejak pukul 3 pagi demi mengejar mimpinya menjadi juara Olimpiade. Kebiasaan ini dimulai pada tahun 2020 saat pandemi COVID-19 melanda, ketika banyak GOR bulu tangkis di DKI Jakarta harus tutup dan aktivitas latihan terbatas.
Dedikasi Latihan di Waktu Pagi Buta
Selama tiga sampai empat bulan, Ni Kadek Dhinda menjalani rutinitas berat dengan bangun pukul 1 dini hari, menyiapkan sarapan dan susu sendiri, lalu melakukan perjalanan sekitar 45 menit ke GOR bersama pelatih untuk mulai latihan pukul 3 pagi hingga pukul 6 pagi. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk rasa takut karena suasana sepi di GOR, Dhinda tetap konsisten menjalani latihan demi menjaga performa dan prestasinya di level nasional.
Motivasi dan Dukungan Keluarga
Kegigihan Dhinda dilandasi oleh keinginan kuat untuk membanggakan orang tuanya dan memperbaiki kondisi keluarga. Ia ingin setelah sukses, orang tuanya bisa beristirahat tanpa harus bekerja keras lagi. Ayahnya berprofesi sebagai pemilik warung, sementara ibunya aktif di kegiatan desa. Dukungan keluarga menjadi salah satu pendorong utama dalam perjuangannya.
Perjalanan Karier dan Prestasi Terbaru
Ni Kadek Dhinda terus mengukir prestasi di dunia bulu tangkis. Pada Oktober 2026, ia mengikuti Polytron Kudus Super 100 Indonesia Masters yang berlangsung di GOR Djarum Arena Kaliputu, Kudus, diikuti oleh atlet dari 16 negara dengan total hadiah USD 120.000. Pada babak 16 besar, Dhinda berhasil mengalahkan Liang Ting Yu dari Taiwan dengan skor 21-6 dan 21-14, menunjukkan performa yang semakin matang.
Harapan dan Prospek ke Depan
Dengan kerja keras dan dedikasi tinggi, Ni Kadek Dhinda berambisi mencapai puncak prestasi sebagai juara Olimpiade. Perjalanan latihannya yang disiplin dan tekad kuat menjadikannya sosok inspiratif bagi atlet muda Indonesia yang ingin berprestasi di kancah internasional.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










