Chandra Satria Lepas Trilogi Dan Bila Esok, Gandeng Sheila Majid
Suara Pecari – Setelah hampir tiga dekade berkiprah di dunia musik Tanah Air, Chandra Satria kini membuka babak baru dalam kariernya melalui proyek bertajuk Dan Bila Esok. Proyek ini menggabungkan musik dengan elemen visual sinematik, menampilkan pengalaman yang lebih dari sekadar mendengarkan lagu.
Konsep Proyek Dan Bila Esok
Chandra Satria mengambil inspirasi dari pengalaman teater musikal yang pernah ia jalani, seperti Laskar Pelangi, Ali Topan, dan Cek Toko Sebelah. Baginya, lagu memiliki nuansa teatrikal dan cerita yang hidup. Melalui proyek ini, ia ingin membawa cerita dalam lagu agar dapat dilihat, dirasakan, dan diikuti perjalanannya oleh penikmat musik.
Struktur Tiga Lagu yang Tautan Cerita
Proyek Dan Bila Esok terdiri dari tiga lagu yang saling berhubungan, yaitu:
- Saat Denganmu – Babak pertama yang menandai kolaborasi kembali Chandra dengan diva Malaysia, Sheila Majid, setelah kolaborasi perdana mereka pada 2009. Lagu ini diaransemen oleh Tohpati dengan kemegahan orkestrasi Budapest Scoring Orchestra.
- Dan – Babak kedua merupakan lagu ciptaan Eross Candra yang populer melalui Sheila on 7. Dalam proyek ini, lagu tersebut diaransemen ulang oleh Chandra dan Ivan Tangkulung menjadi karya yang lebih intim dan melankolis.
- Pilihan – Babak terakhir adalah karya reflektif hasil gubahan Dee Lestari dan Keenan yang menutup cerita secara manis.
Kolaborasi dengan Para Maestro
Proyek ini melibatkan banyak maestro musik dan generasi kreatif Indonesia, termasuk Sheila Majid yang tampil spesial di event International Golo Mori Jazz di Labuan Bajo, NTT pada 24 Januari 2025. Video musik dari ketiga lagu tersebut diproduksi dengan skenario oleh Titien Wattimena dan Ian Davin serta disutradarai Agung Sentausa.
Makna dan Harapan Chandra Satria
Chandra menekankan bahwa sebuah karya seni tidak berhenti saat lagu selesai diputar. Ia ingin penikmat musik dapat merasakan perjalanan cerita yang utuh, menggabungkan elemen audio dan visual dalam sebuah pengalaman yang mendalam dan berkesan.
Dengan proyek Dan Bila Esok, Chandra Satria menunjukkan inovasi dalam berkarya yang mengedepankan narasi dan seni pertunjukan, sekaligus memperkuat posisi musik Indonesia di kancah kreatif yang lebih luas.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










