Profil Connie Bakrie yang Kritik Bendera Raksasa Bergambar Prabowo Dikibarkan dalam Perayaan HUT RI

Profil Connie Bakrie yang Kritik Bendera Raksasa Bergambar Prabowo Dikibarkan dalam Perayaan HUT RI

Suara Pecari – Connie Rahakundini Bakrie kembali menjadi sorotan publik setelah mengkritik pengibaran bendera raksasa bergambar wajah Presiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026. Pengamat militer dan akademisi ini mempertanyakan urgensi penggunaan simbol bergambar kepala negara dalam momentum nasional tersebut.

Connie Rahakundini Bakrie lahir pada 3 November 1964 dan dikenal sebagai pengamat militer, pertahanan, keamanan, serta geopolitik Indonesia. Selain aktif sebagai akademisi dan penulis, ia juga sering menyampaikan analisis di media sosial, terutama Instagram dengan akun connierahakundinibakrie.

Kritik Connie Bakrie terhadap Pengibaran Bendera Bergambar Prabowo

Dalam sebuah unggahan video pada 17 Agustus 2026, Connie mempertanyakan alasan pengibaran bendera raksasa yang menampilkan gambar Presiden Prabowo Subianto saat upacara peringatan kemerdekaan. Ia menilai bahwa penggunaan simbol tersebut perlu dikaji ulang mengingat makna dan sensitivitas dalam konteks simbol kebangsaan.

Respons Istana dan Penjelasan Menteri Sekretaris Negara

<pMenteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan tanggapan atas kritik tersebut pada 18 Agustus 2026. Prasetyo menegaskan bahwa pengibaran bendera bergambar Presiden Prabowo merupakan bentuk kebanggaan masyarakat dan ucapan terima kasih dari TNI atas kontribusi Presiden dalam memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia.

Menurut Prasetyo, keberhasilan pengadaan alutsista seperti pesawat tempur Rafale dan pesawat angkut berat A400M merupakan wujud nyata dari upaya penguatan pertahanan Indonesia yang dirintis sejak masa Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Demonstrasi udara menggunakan pesawat-pesawat tersebut pada upacara HUT RI menjadi simbol kemampuan dan prestasi putra-putra bangsa.

Konteks dan Perdebatan Simbol Kebangsaan

Polemik ini menimbulkan perdebatan mengenai batas antara simbol kepemimpinan, penghormatan kepada Presiden, dan simbol kebangsaan. Penggunaan gambar kepala negara dalam bendera besar di saat peringatan kemerdekaan menjadi topik yang sensitif dan memerlukan pertimbangan matang dari aspek protokol dan makna simbolik.

Connie Bakrie, dengan latar belakang sebagai pengamat militer dan akademisi, menyoroti pentingnya menjaga kejelasan simbol kebangsaan agar tidak menimbulkan kontroversi di masyarakat.

Tentang Connie Rahakundini Bakrie

Connie Rahakundini Bakrie merupakan tokoh yang cukup dikenal di bidang pertahanan dan keamanan. Ia aktif memberikan analisis dan pandangan kritis mengenai isu militer dan geopolitik Indonesia. Kritis terhadap kebijakan dan simbol negara yang dianggapnya kurang tepat adalah bagian dari kontribusinya dalam memperkaya diskursus publik.

Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di bidang pertahanan, Connie sering dijadikan rujukan dalam diskusi tentang keamanan nasional dan penguatan alutsista.

Perdebatan mengenai pengibaran bendera bergambar Presiden Prabowo menyadarkan pentingnya dialog dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai simbol-simbol negara, terutama dalam momen bersejarah seperti perayaan kemerdekaan RI.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *