Mauricio Souza Puji Langkah Pindah ke Bali Usai Laga Persija vs PSIM

Dian Pranata
Mauricio Souza Puji Langkah Pindah ke Bali Usai Laga Persija vs PSIM

Suara Pecari – 19 April 2026 | Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa kepindahan tim ke Bali merupakan langkah positif setelah pertandingan melawan PSIM Yogyakarta.

Ia menyebutkan bahwa perubahan lokasi dapat meningkatkan semangat pemain serta mendukung persiapan kompetisi mendatang.

Persija menampilkan permainan konsisten pada laga sebelumnya melawan Persebaya, menang 3-0 dengan hattrick Emaxwell Souza.

Mauricio menekankan pentingnya menjaga fokus sepanjang 90 menit karena “setiap pertandingan adalah final” bagi timnya.

Menjelang pertemuan dengan PSBS Biak di Maguwoharjo, ia mengingatkan pemain untuk mempertahankan standar yang telah dibangun.

Menurutnya, konsistensi performa menjadi kunci utama dalam meraih tiga poin di setiap pekan.

Mauricio juga menyoroti kebutuhan tim untuk menghindari rasa percaya diri berlebih meski lawan berada dalam kondisi kurang baik.

Ia mengakui kualitas yang dimiliki PSBS Biak, meski klub tersebut tengah mengalami lima kekalahan beruntun.

“Mereka memiliki pemain hebat, dan motivasi melawan kami selalu tinggi,” ungkapnya dalam konferensi pers.

Setelah pertandingan melawan PSIM, Souza menambahkan bahwa pengalaman di Bali dapat memperluas basis pendukung Persija.

Ia menilai bahwa eksposur di pulau ini dapat menarik sponsor baru serta memperkuat citra klub.

Pindah ke Bali juga diharapkan memberikan fasilitas latihan yang lebih optimal, menurut Souza.

Pelatih mengingatkan bahwa fasilitas yang baik tidak akan berarti tanpa disiplin pemain di lapangan.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persija harus mengatasi absensi beberapa pemain kunci seperti Shayne Pattynama dan Mauro Ziljstra.

Namun, Souza menilai bahwa kedalaman skuad tetap cukup untuk menghadapi tantangan di sisa musim.

Ia menegaskan bahwa rotasi pemain harus dilakukan secara cerdas agar kebugaran tetap terjaga.

Setelah kemenangan tipis 1-0 melawan PSBS Biak, Souza mengkritik kurangnya kreativitas tim di final third.

Pelatih menyebut tim terlalu banyak melakukan umpan silang, sehingga peluang gol berkurang.

“Kami harus menemukan opsi serangan lain selain crossing,” kata Souza, menambah bahwa solusi taktik sedang dipertimbangkan.

Meski demikian, ia tetap memuji kerja keras Maxwell Souza yang mencetak gol penentu.

Keberhasilan itu membantu Persija tetap berada di posisi tiga klasemen dengan 58 poin.

Persija kini menempati jarak lima poin dari Borneo FC dan enam poin dari pemuncak klasemen Persib.

Souza menekankan bahwa selisih poin masih tipis, sehingga setiap laga berikutnya harus dihadapi dengan tekad maksimal.

Dia juga menekankan pentingnya mentalitas juara, terutama menjelang sisa enam pertandingan.

Dalam menanggapi kondisi PSBS, Souza mengapresiasi disiplin tim lawan yang menumpuk pemain di zona pertahanan.

Ia memperingatkan bahwa Persija tidak boleh terjebak dalam strategi bertahan lawan yang rapat.

“Kami harus menguasai ruang di sepertiga akhir lapangan,” ujarnya.

Setelah mengamati performa lawan, Souza menambahkan bahwa adaptasi taktik harus dilakukan secara real time.

Ia menegaskan bahwa pelatih harus siap mengubah formasi bila situasi pertandingan menuntut.

Terlepas dari tantangan cedera, Souza optimis bahwa skuad muda Persija siap mengisi kekosongan.

Dia menilai bahwa pengalaman bermain di kompetisi senior akan mempercepat perkembangan pemain muda.

Pengembangan pemain menjadi prioritas, terutama menjelang fase akhir musim di mana tekanan semakin tinggi.

Souza menutup pernyataannya dengan menekankan komitmen seluruh staf dan pemain untuk meraih gelar.

Ia berharap dukungan suporter, baik di Jakarta maupun di Bali, dapat memacu semangat tim.

Dengan kepindahan ke Bali, Persija menargetkan peningkatan performa dan konsistensi dalam sisa kompetisi.

Persija bertekad mengakhiri musim dengan posisi terbaik, mengingat persaingan ketat di puncak klasemen.

Semua elemen klub diharapkan bersinergi demi mencapai tujuan bersama.

Tinggalkan Balasan