Quiles Tak Terbendung di Jerez, Veda Pratama Tampil Heroik dari Posisi 17 Finis ke 6

Ricky Sulivan
Moto3, Quiles Tak Terbendung di Jerez

JEREZ — Balapan Moto3 di Sirkuit Jerez, Minggu, berlangsung penuh drama dan duel ketat sejak awal hingga lap terakhir. Pebalap tuan rumah, Maximo Quiles, tampil dominan di fase akhir untuk mengamankan kemenangan di depan publik sendiri.

Memulai dari pole position, Quiles langsung mendapat tekanan dari Adrian Fernandez dan David Munoz. Persaingan di barisan depan berlangsung agresif, dengan beberapa kali perubahan posisi dalam grup terdepan.

Pada lap-lap awal, Quiles sempat kesulitan menjaga stabilitas motor. Ia beberapa kali melebar di tikungan dan kehilangan momentum, membuatnya turun dari posisi pimpinan. Namun, memasuki lima lap terakhir, ia bangkit dan melakukan manuver penentu di tikungan pertama untuk kembali memimpin.

Sejak saat itu, Quiles tampil konsisten dan tak terkejar hingga finis dengan keunggulan hampir dua detik.

Di belakangnya, pertarungan perebutan posisi kedua berlangsung dramatis. Adrian Fernandez akhirnya finis sebagai runner-up setelah duel sengit melawan David Munoz hingga garis finis. Insiden kecil dan kontak antarpebalap mewarnai persaingan tersebut, namun Fernandez tetap mampu mempertahankan posisinya.

Sementara itu, sorotan juga tertuju pada penampilan impresif pebalap Indonesia, Veda Pratama. Setelah mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi yang memaksanya старт dari posisi ke-17, Veda menunjukkan daya juang tinggi sepanjang balapan.

Secara bertahap, ia menembus barisan depan di tengah persaingan yang sangat ketat. Bahkan, pada lap-lap akhir, Veda sempat berada di posisi kelima dan membuka peluang finis di lima besar.

Namun, menjelang garis finis, ia harus mengakui keunggulan pebalap KTM, Alvaro Carpe, yang berhasil menyalipnya di detik-detik terakhir. Veda pun mengakhiri balapan di posisi keenam.

Meski demikian, hasil tersebut menjadi capaian penting bagi Veda. Tambahan 10 poin dari balapan ini membawanya naik ke posisi keenam klasemen sementara Moto3. Ia kini terpaut 53 poin dari pemuncak klasemen.

Performa Veda di Jerez dinilai luar biasa, mengingat ia harus memulai balapan dari posisi belakang. Konsistensi, keberanian dalam duel, serta kemampuannya membaca momen menjadikannya salah satu penampil paling menonjol dalam balapan kali ini.

Balapan di Jerez kembali menegaskan karakter Moto3 sebagai kelas dengan persaingan paling rapat, di mana peluang selalu terbuka hingga tikungan terakhir.

Tinggalkan Balasan