Wabah Ebola Mengganggu Persiapan Timnas Kongo Menjelang Piala Dunia 2026
Suara Pecari | Tim nasional Kongo terpaksa membatalkan sesi latihan yang dijadwalkan tiga hari sebelum Piala Dunia 2026 akibat merebaknya wabah virus Ebola di wilayah timur negara tersebut. Pembatalan ini dilakukan demi menjaga keselamatan para pemain, staf, dan pendukung setia mereka.
Latihan yang sebelumnya direncanakan berlangsung di lokasi tertentu harus dipindahkan karena penyebaran virus Ebola yang dikenal sebagai Bundibugyo. Hingga saat ini, diperkirakan lebih dari 130 orang telah meninggal dunia akibat virus ini dan dampaknya telah menyebar ke sekitar 600 wilayah di Kongo.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan status darurat untuk Kongo terkait situasi ini. Meskipun demikian, Timnas Kongo tetap dijadwalkan melangsungkan dua pertandingan pemanasan melawan Belgia dan Denmark pada tanggal 3 dan 9 Juni mendatang, dan kedua laga tersebut rencananya akan tetap dilaksanakan seperti yang sudah direncanakan.
Juru bicara tim, Kalemo, menjelaskan bahwa ada tiga tahap persiapan yang telah ditetapkan. Tahap pertama adalah berpamitan kepada masyarakat di Kinshasa, diikuti dengan laga persahabatan melawan Belgia dan Spanyol, dan tahap terakhir adalah Piala Dunia yang dimulai pada 11 Juni.
Sebagian besar pemain dan pelatih Timnas Kongo, Sebastien Desabre, saat ini berada di Perancis untuk berkarier di klub-klub Eropa. Sementara itu, beberapa staf yang masih berada di Kongo juga memilih untuk meninggalkan negara tersebut demi keselamatan mereka.
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terus memantau situasi yang terjadi di Kongo untuk memastikan keselamatan semua pemain menjelang Piala Dunia 2026. Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat telah melarang masuknya warga dari Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan selama tiga minggu ke depan. Namun, Timnas Kongo tetap diizinkan memasuki AS karena telah menjalani pemusatan latihan di Eropa selama beberapa pekan terakhir.
Kongo akan bersaing dalam grup yang terdiri dari Portugal, Kolombia, dan Uzbekistan di Piala Dunia mendatang. Dengan situasi yang tidak menentu ini, fokus dan persiapan tim diharapkan tetap terjaga meskipun tantangan besar dihadapi akibat wabah Ebola.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











