Amri dan Nita Terhenti di Babak 16 Besar Malaysia Masters 2026

Amri dan Nita Terhenti di Babak 16 Besar Malaysia Masters 2026

Suara Pecari | Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, mengalami kekalahan di babak 16 besar Malaysia Masters 2026. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei, dengan skor 19-21, 20-22 dalam pertandingan yang berlangsung di STADIUM AXIATA ARENA, Kuala Lumpur, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Selama 47 menit, pertandingan berlangsung ketat meskipun pasangan Malaysia mampu mengamankan kemenangan. Di gim pertama, Amri dan Nita sempat tertinggal hingga empat poin, namun berhasil mengejar. Sayangnya, mereka tidak bisa memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan sebelum Chen dan Toh merebut gim pertama.

Gim kedua menunjukkan dominasi kembali dari pasangan Malaysia yang selalu memimpin dengan selisih tiga poin. Meskipun pasangan Indonesia berusaha keras dan berhasil membawa permainan ke angka kritis, mereka tetap tidak bisa menutup pertandingan dengan kemenangan.

Baca juga:

Usai pertandingan, Nita Violina Marwah mengungkapkan bahwa strategi permainan mereka sudah sesuai rencana, tetapi ketidakmampuan memanfaatkan peluang menjadi penyebab utama kekalahan. “Di game pertama, setelah bisa mengejar ketertinggalan, kami malah tidak bisa memanfaatkan kesempatan,” ujarnya. Nita menambahkan bahwa di gim kedua mereka sempat unggul 20-16, tetapi momentum berbalik dan itu menjadi pelajaran berharga bagi mereka.

Baca juga:

Sementara itu, Amri Syahnawi menyatakan bahwa eksekusi yang kurang nekat dan kurang tenang menjadi bumerang bagi mereka. Ia menegaskan pentingnya untuk belajar bermain lebih berani dan fokus pada setiap poin. “Kami sudah mengontrol permainan, tetapi eksekusi kami kurang nekat dan tenang, sehingga poin yang seharusnya kami dapatkan justru menjadi bumerang,” ungkap Amri.

Baca juga:

Kekalahan ini menambah catatan pahit bagi ganda campuran Indonesia di turnamen ini, di mana mereka berharap dapat tampil lebih baik di kejuaraan berikutnya. Meskipun melawan wakil tuan rumah, Nita merasa tidak ada beban, justru tekanan lebih besar ada pada lawan mereka yang memiliki peringkat lebih tinggi.

Baca juga:

Dengan hasil ini, Amri dan Nita harus merenungkan kekalahan mereka dan melakukan evaluasi agar bisa tampil lebih baik di kompetisi yang akan datang. Semangat untuk belajar dan beradaptasi diharapkan menjadi modal bagi mereka untuk meraih kesuksesan di kejuaraan mendatang.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan