Bali United Tundukkan Dewa United 1-0 dalam Laga Penutup Super League
Suara Pecari | Dewa United harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 1-0 dari Bali United dalam pertandingan terakhir BRI Super League 2025-2026 yang berlangsung di Banten International Stadium, Jumat (22/5/2026) malam. Gol semata wayang dicetak oleh Kadek Agung pada menit ke-40, yang menjadi penentu kemenangan bagi Serdadu Tridatu.
Dengan hasil ini, Bali United mengakhiri kompetisi dengan koleksi 51 poin, menduduki peringkat ketujuh klasemen sementara. Dewa United, di sisi lain, gagal meraih target untuk finis di empat besar, terpaksa menempati urutan keenam dengan 53 poin setelah mengalami kekalahan dalam dua pertandingan terakhir.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim menunjukkan intensitas permainan yang tinggi. Dewa United yang berstatus sebagai tuan rumah memulai laga dengan baik, menciptakan beberapa peluang, termasuk peluang emas dari Alex Martins yang masih bisa digagalkan oleh kiper Bali United, Mike Hauptmaijer.
Meski menguasai 53 persen penguasaan bola, Dewa United tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada. Justru Bali United yang berhasil mencetak gol melalui skema tendangan sudut yang diambil oleh Teppei Yachida. Kadek Agung, memanfaatkan kemelut di depan gawang, berhasil menyundul bola masuk ke gawang Dewa United.
Pelatih Dewa United, Jean Olde Riekerink, menginstruksikan anak asuhnya untuk meningkatkan agresivitas di babak kedua. Namun, upaya mereka untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil. Bali United tetap solid dalam bertahan dan berhasil mengamankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Usai laga, Riekerink mengekspresikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia menyatakan bahwa meski timnya menunjukkan performa yang baik, kesalahan kecil di momen krusial membuat mereka gagal meraih poin yang dibutuhkan untuk mencapai target. Di sisi lain, pelatih Bali United, Johnny Jansen, merasa puas dengan performa timnya dan berharap momentum ini dapat berlanjut ke musim depan.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menggambarkan persaingan ketat antara kedua tim yang telah bertemu tujuh kali di berbagai ajang. Bali United kini memiliki catatan lebih baik dengan tiga kemenangan, sementara Dewa United hanya satu kali mencatatkan kemenangan atas mereka.
Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Dewa United untuk memperbaiki diri di musim mendatang. Sementara Bali United berhasil menutup musim dengan baik, meski tidak memenuhi ambisi untuk bersaing di papan atas. Dengan hasil ini, kedua tim diharapkan dapat melakukan evaluasi dan persiapan yang matang untuk menghadapi kompetisi mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











