Indonesia Targetkan Pengembangan Wisata Olahraga untuk Menarik Wisatawan Internasional
Suara Pecari | Tren global menunjukkan bahwa semakin banyak wisatawan yang bersedia melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menghadiri berbagai acara olahraga. Sebuah survei yang dilakukan oleh Expedia mencatat bahwa 44 persen dari mereka rela melakukan perjalanan demi menyaksikan ajang olahraga favorit.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan bahwa fenomena ini merupakan peluang strategis untuk mengembangkan sports tourism di Indonesia. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui Geopark Run Series, yang mengombinasikan olahraga lari dengan promosi destinasi wisata.
Widiyanti menekankan bahwa Geopark Run Series tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan olahraga, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat lokal dan mendorong keberlanjutan. “Kegiatan ini mengintegrasikan olahraga dengan promosi destinasi geopark Indonesia,” ujarnya saat peluncuran event tersebut di Jakarta.
Sports tourism kini dianggap sebagai salah satu pilar penting dalam pengembangan pariwisata berkualitas di Indonesia. Wisatawan yang terlibat dalam kegiatan ini dikenal sebagai high spenders, dengan rata-rata pengeluaran mencapai 1.500 dolar AS atau sekitar Rp24 juta per kunjungan. Dampak ekonomi dari sports tourism ini dapat dirasakan di berbagai sektor seperti akomodasi, transportasi, kuliner, dan pelaku UMKM.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengungkapkan bahwa Minang Geopark Run yang telah diselenggarakan tujuh kali sejak 2018 menunjukkan keberhasilan dalam menarik wisatawan. Acara ini mengangkat ikon daerah seperti Jam Gadang dan Ngarai Sianok, yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Ibnu Asis juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah berkontribusi positif terhadap tingkat hunian hotel serta memberikan manfaat bagi sektor kuliner dan UMKM kreatif di daerah tersebut.
Dalam upaya memanfaatkan peluang yang ada, Geopark Run Series 2026–2027 direncanakan akan diadakan di empat kawasan geopark unggulan, yaitu Ijen, Minang, Ciletuh, dan Belitong. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat eksistensi geopark Indonesia dan mendukung pengakuan sebagai UNESCO Global Geoparks.
Dengan adanya inisiatif ini, Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan sports tourism sebagai salah satu sektor unggulan dalam pariwisata, menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












