Dayot Upamecano Jadi Pilar Kunci Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Suara Pecari, Dallas, Texas – Pertarungan sengit antara Prancis dan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 tidak hanya akan ditentukan oleh megabintang seperti Kylian Mbappe atau Lamine Yamal, tetapi juga oleh ketangguhan lini belakang. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah bek tengah Prancis, Dayot Upamecano, yang tampil solid sepanjang turnamen. Bersama William Saliba, Dayot Upamecano membentuk duet bek tengah yang sulit ditembus, menjadi alasan utama Les Bleus hanya kebobolan dua gol dalam enam pertandingan.
Prancis melangkah ke semifinal setelah mengalahkan Maroko 2-0 di perempat final. Dalam laga tersebut, Dayot Upamecano menunjukkan performa impresif dengan memenangkan duel udara dan tekel bersih. Namun, menjelang laga melawan Spanyol, kabar kurang mengenakkan datang: Dayot Upamecano dilaporkan mengalami nyeri pada kakinya dan absen dari sesi latihan menjelang pertandingan. Meski demikian, sumber internal tim memperkirakan ia tetap bisa diturunkan sebagai starter.
Spanyol sendiri datang dengan rekor pertahanan yang luar biasa. Tim asuhan Luis de la Fuente hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, dengan kiper Unai Simon mencatatkan rekor 649 menit tanpa kebobolan sebelum akhirnya jebol oleh Belgia. Duet bek tengah Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi menjadi kunci solidnya pertahanan La Roja. Namun, Dayot Upamecano diyakini memiliki keunggulan fisik dan kecepatan yang bisa menjadi pembeda saat menghadapi pergerakan lincah pemain sayap Spanyol seperti Yamal dan Nico Williams.
Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan ketat. Dalam dua pertemuan terakhir di semifinal turnamen besar, Spanyol selalu menang, termasuk kemenangan 2-1 di Euro 2024 dan kemenangan dramatis 5-4 di Nations League 2025. Namun, Prancis datang dengan modal tiga clean sheet beruntun di fase gugur, berkat ketangguhan lini belakang yang dikomandoi Dayot Upamecano.
Pelatih Didier Deschamps kemungkinan akan tetap mempertahankan formasi 4-2-3-1 dengan Mike Maignan di bawah mistar, Jules Kounde dan Lucas Digne sebagai full-back, serta duet Upamecano-Saliba di tengah. Lini tengah akan diisi Aurelien Tchouameni yang masih diragukan kondisinya, atau Manu Kone sebagai pengganti. Di depan, Kylian Mbappe menjadi kapten sekaligus ancaman utama dengan torehan delapan gol sejauh ini.
Di kubu Spanyol, Unai Simon dipercaya sebagai kiper utama, dengan lini belakang yang terdiri dari Pedro Porro, Cubarsi, Laporte, dan Marc Cucurella. Rodri dan Fabian Ruiz menjadi jenderal lapangan tengah, sementara trio Yamal, Dani Olmo, dan Mikel Oyarzabal diharapkan mampu membongkar pertahanan Prancis.
Pertandingan yang akan berlangsung di Dallas Stadium ini diprediksi berjalan ketat dan mungkin ditentukan oleh detail kecil. Baik Prancis maupun Spanyol sama-sama belum terkalahkan di turnamen ini. Namun, dengan kehadiran Dayot Upamecano yang kokoh di lini belakang, Prancis memiliki fondasi kuat untuk meredam serangan Spanyol dan melangkah ke final.
Kesimpulannya, semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol bukan hanya tentang duel Mbappe versus Yamal, tetapi juga tentang pertarungan taktik dan ketangguhan pertahanan. Dayot Upamecano, jika fit, akan menjadi sosok krusial yang menentukan nasib Les Bleus di laga pamungkas nanti.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










