Drama Australia vs Kamboja Bikin Gagal Total, Vietnam Tersingkir Konyol dari Piala AFF U-19
Suara Pecari | Pertandingan Australia vs Kamboja pada laga pamungkas Grup C Piala AFF U-19 2026 menyajikan drama menegangkan yang tak hanya menentukan nasib kedua tim, tetapi juga menggagalkan langkah Vietnam ke semifinal. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (9/6/2026) malam, berakhir imbang 2-2 setelah Kamboja mampu menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.
Australia yang diunggulkan memulai pertandingan dengan agresif. Mereka unggul cepat melalui gol Edward Neil pada menit ketiga, disusul gol Alexandro Nunes pada menit ke-18. Unggul 2-0 di babak pertama membuat Australia seolah berada di atas angin. Namun, Kamboja menunjukkan perlawanan sengit. Pada menit ke-59, Sokea Sreng berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Ketika pertandingan memasuki menit ke-82, sebuah gol bunuh diri dari pemain Australia, Domenic Marinucci, yang salah mengantisipasi sepak pojok, membuat skor menjadi 2-2. Hasil imbang ini membuat Australia tetap menjadi juara Grup C dengan keunggulan selisih gol, sementara Kamboja lolos sebagai runner-up terbaik.
Hasil Australia vs Kamboja ini menjadi pukulan telak bagi Vietnam. Sebelumnya, Vietnam dikalahkan Indonesia 1-2 pada laga terakhir Grup A. Vietnam masih berharap bisa lolos sebagai runner-up terbaik, namun syaratnya Kamboja harus kalah dari Australia. Dengan hasil imbang tersebut, Kamboja mengumpulkan 4 poin dan unggul selisih gol atas Vietnam dan Malaysia, sehingga Vietnam pun harus angkat koper dari turnamen. Media Vietnam pun mengungkapkan kekagetannya atas kegagalan Australia membantu mereka dengan mengalahkan Kamboja.
Di sisi lain, Indonesia yang telah memastikan diri sebagai juara Grup A dengan sembilan poin sempurna, akan menghadapi Australia di babak semifinal. Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, menyatakan timnya siap tempur. “Semua pemain sudah siap untuk berlaga. Reno Salampessy yang sempat cedera juga sudah siap diturunkan,” ujarnya dalam jumpa pers pralaga. Nova menekankan pentingnya kedisiplinan dan mental kuat saat menghadapi Australia. “Kalau kita ingin jadi tim terbaik, maka kita harus mampu menghadapi tim terbaik pula,” tegasnya.
Pertandingan semifinal antara Indonesia dan Australia akan digelar pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 20.15 WIB di Stadion Utama Sumatera Utara. Laga ini dipastikan berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar. Indonesia sebagai juara bertahan dan tuan rumah ingin mempertahankan gelar, sementara Australia ingin membuktikan diri sebagai kekuatan baru di Asia Tenggara. Sebelumnya, pada laga semifinal pertama, Thailand akan berhadapan dengan Kamboja pada pukul 16.00 WIB.
Drama Australia vs Kamboja yang berakhir imbang menjadi salah satu cerita menarik turnamen ini. Kamboja yang tampil mengejutkan berhasil merebut tiket semifinal, sementara Vietnam harus gigit jari. Kini, perhatian tertuju pada laga Indonesia vs Australia yang akan menjadi ujian terberat bagi Garuda Muda. Akankah Indonesia mampu melanjutkan tren positif dan melaju ke final? Semua akan terjawab di pertandingan nanti malam.
Kesimpulannya, hasil imbang Australia vs Kamboja tidak hanya mengubah peta persaingan di Grup C, tetapi juga menggagalkan peluang Vietnam. Indonesia pun harus mewaspadai kekuatan Australia yang tampil impresif di fase grup. Laga semifinal nanti diprediksi berjalan sengit dan menegangkan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












