Latihan Bareng di Bali, Dean Huijsen dan Kaya Symons Jadi Sorotan Publik Sepak Bola Indonesia

Latihan Bareng di Bali, Dean Huijsen dan Kaya Symons Jadi Sorotan Publik Sepak Bola Indonesia

Suara Pecari | Latihan bareng di Bali, Dean Huijsen dan Kaya Symons jadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Momen langka ini terjadi di Bali United Training Center, Gianyar, pada Rabu (10/6/2026). Dean Huijsen, bek muda Real Madrid yang tengah berlibur di Pulau Dewata, memanfaatkan waktu untuk menjaga kondisi fisik. Ia ditemani oleh Kaya Symons, pemain keturunan Indonesia yang memperkuat De Graafschap di kasta kedua Liga Belanda. Keduanya menjalani sesi latihan mandiri yang tertutup dari publik dan awak media, demi menjaga privasi. Namun, foto-foto yang diabadikan oleh fotografer resmi Bali United, Ewin Setyo, langsung viral di media sosial.

Dean Huijsen, yang baru berusia 21 tahun, memilih Bali sebagai destinasi liburan setelah namanya tidak masuk dalam skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Keputusan pelatih Luis de la Fuente ini cukup kontroversial, mengingat Huijsen tampil gemilang bersama Real Madrid musim 2025/2026 dengan 40 penampilan, dua gol, dan dua assist. Ia pun sempat mengunggah rasa kecewa di media sosial, namun kemudian memilih untuk fokus memulihkan diri dan mendukung rekan-rekannya. Latihan bareng di Bali, Dean Huijsen dan Kaya Symons jadi sorotan publik sepak bola Indonesia, karena menunjukkan kedekatan pemain top Eropa dengan talenta lokal.

Kaya Symons sendiri bukan nama asing di Indonesia. Pemain kelahiran 31 Maret 2005 ini sempat masuk dalam radar naturalisasi PSSI untuk Timnas Indonesia U-20. Ia memiliki darah keturunan Medan dari kakeknya. Pelatih Indra Sjafri bahkan sempat menemuinya di Belanda pada awal 2024. Namun, proses naturalisasinya tidak berlanjut karena PSSI lebih memilih pemain lain seperti Jens Raven dan Tim Geypens. Meski demikian, Symons tetap fokus mengembangkan kariernya di Belanda bersama De Graafschap.

Kehadiran Huijsen di Bali juga memicu spekulasi tentang kemungkinan dirinya bergabung dengan Bali United. Beberapa warganet bahkan bercanda dengan tagar “Rekrut sekalian dong buat Bali United!” Namun, manajemen Bali United melalui Media Officer Alexander Mahaputra menegaskan bahwa Huijsen hanya berlatih mandiri untuk menjaga kondisi. “Betul Dean Huijsen menjalani latihan di Bali United Training Center. Dia sedang liburan di Bali dan ingin menjaga kondisinya,” ujarnya.

Latihan bareng di Bali, Dean Huijsen dan Kaya Symons jadi sorotan publik sepak bola Indonesia juga karena keduanya pernah bersama di Timnas Belanda kelompok umur. Huijsen sebelumnya membela Belanda U-17 hingga U-19 sebelum beralih ke Spanyol. Sementara Symons juga pernah memperkuat Belanda di level junior. Pertemuan mereka di Bali menjadi simbol hubungan erat antara sepak bola Eropa dan Indonesia.

Sementara itu, fenomena pemain top Eropa berlatih di Indonesia bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, legenda Real Madrid Marcelo juga pernah mengunjungi Bali United Training Center tahun lalu. Namun, Huijsen adalah pemain aktif Real Madrid pertama yang melakukannya. Hal ini menunjukkan bahwa Bali telah menjadi destinasi favorit para pesepakbola dunia untuk berlibur sekaligus menjaga kebugaran.

Di sisi lain, sepak bola Indonesia juga patut berbangga karena memiliki talenta muda seperti Sasha Harris, kiper kelahiran Denpasar yang kini bermain di Portugal. Alumni British FA Bali ini sukses menjadi juara Campeonato Distrital Aveiro Honra U-19 bersama GD Gafanha. Kisah Sasha membuktikan bahwa pembinaan usia dini di Indonesia mulai menghasilkan buah manis.

Kesimpulannya, latihan bareng Dean Huijsen dan Kaya Symons di Bali tidak hanya menjadi hiburan bagi publik, tetapi juga menginspirasi generasi muda Indonesia untuk bermimpi besar. Momen ini menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia semakin diperhatikan oleh pemain top Eropa, dan semoga ke depannya semakin banyak kolaborasi serupa yang dapat memajukan sepak bola nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan