Persib Bandung ACC: Masuk Grup Neraka di ACC 2026/27, Igor Tolic Antusias Memimpin Tantangan Besar
Suara Pecari | Persib Bandung masuk grup neraka di ACC 2026/27, Igor Tolic antusias [titlebase] menjadi sorotan utama menjelang kompetisi regional paling bergengsi di Asia Tenggara. Sebagai juara BRI Super League 2025/26, Maung Bandung kini harus menghadapi lawan-lawan kuat dalam Grup B, yang mencakup klub-klub berpengalaman seperti Lion City Sailors, Johor Darul Ta’zim, Cong An Ha Noi, Svay Rieng, Port FC, serta pemenang play‑off antara Ezra FC dan Shan United.
Pelatih asal Kroasia, Igor Tolic, mengakui bahwa grup ini memang layak disebut “grup neraka”. Namun, antusiasmenya tidak berkurang; ia melihat kesempatan ini sebagai ajang pembuktian bagi skuad. “Kami siap menghadapi tantangan terbesar dalam sejarah klub, dan saya yakin dengan persiapan yang tepat, Persib dapat bersaing di level tertinggi,” ujar Tolic dalam konferensi pers pra‑musim.
Analisis taktik Tolic menunjukkan fokus pada peningkatan kedalaman skuad. Selama fase pramusim yang dijadwalkan mulai Juli, ia menilai beberapa area yang harus diperbaiki, termasuk transisi serangan cepat, stabilitas lini tengah, dan konsistensi pertahanan melawan tim-tim yang mengandalkan serangan sayap. Pengalaman Tolic sebagai asisten Bojan Hodak selama dua musim terakhir memberikan pemahaman mendalam tentang karakter pemain lokal dan dinamika tim.
Berikut adalah daftar lawan yang akan dihadapi Persib Bandung di Grup B ACC 2026/27:
- Lion City Sailors FC (Singapura)
- Johor Darul Ta’zim (Malaysia)
- Cong An Ha Noi FC (Vietnam)
- Svay Rieng FC (Kamboja)
- Port FC (Thailand)
- Pemenang play‑off antara Ezra FC (Laos) vs Shan United FC (Myanmar)
Setiap lawan memiliki keunggulan masing‑masing. Lion City Sailors dikenal dengan permainan menyerang yang terorganisir, sementara Johor Darul Ta’zim memiliki kedalaman skuad berkat investasi besar-besaran. Cong An Ha Noi menonjolkan disiplin taktis, dan Svay Rieng serta Port FC tidak kalah agresif dalam duel duel fisik.
Para pemain Persib pun tak kalah optimis. Penyerang sayap Saddil Ramdani menegaskan, “Kami memiliki kualitas pemain dan dukungan suporter yang luar biasa. Kompetisi ini tidak mudah, tetapi kami siap bekerja keras untuk memberikan hasil terbaik.” Ia menambahkan pentingnya rotasi pemain mengingat jadwal padat yang meliputi ACC, ACL 2, Super League, dan Piala Liga Indonesia.
Dalam upaya memperkuat tim, manajemen Persib telah menyiapkan beberapa pemain asing yang berpengalaman, sekaligus memberi kesempatan pada talenta U‑21 untuk beradaptasi di level internasional. Kebijakan pemain asing tetap dipertahankan, sementara aturan pemain U‑21 dan keharusan ofisial lokal masih berlaku, memastikan keseimbangan antara pengalaman dan pengembangan lokal.
Statistik sementara menunjukkan bahwa Persib mencatatkan 12 kemenangan, 4 hasil seri, dan 2 kekalahan dalam 18 pertandingan kompetisi domestik musim lalu, dengan rata‑rata kepemilikan bola 58% dan tembakan ke gawang lawan sebanyak 3,2 per pertandingan. Data ini menjadi acuan Tolic untuk meningkatkan efektivitas serangan, terutama dalam situasi bola mati.
Selain fokus pada taktik, Igor Tolic menekankan pentingnya persiapan mental. “Grup neraka” bukan sekadar istilah, melainkan tantangan mental yang harus dihadapi setiap pemain. Kami mengadakan sesi psikologis dan workshop kepemimpinan untuk memastikan seluruh skuad tetap fokus dan percaya diri.
Dengan semangat yang tinggi, Persib Bandung masuk grup neraka di ACC 2026/27, Igor Tolic antusias [titlebase] menyiapkan timnya untuk melampaui ekspektasi. Jika persiapan berjalan lancar, Maung Bandung memiliki peluang untuk melaju ke fase knockout dan bahkan menargetkan tiket final ACC. Keberhasilan di ajang ini tidak hanya akan mengangkat prestise klub, tetapi juga memperkuat citra sepak bola Indonesia di kancah regional.
Kesimpulannya, tantangan grup neraka menuntut Persib Bandung untuk menampilkan permainan konsisten, taktik cerdas, dan mental baja. Dengan Igor Tolic di bangku kepelatihan, dukungan Saddil Ramdani, serta dukungan tak terhingga dari Bobotoh, harapan besar tetap menyertai Maung Bandung dalam menaklukkan ACC 2026/27.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.






