Vozinha Bikin Messi Cs Pusing, Argentina Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Suara Pecari | Miami, 4 Juli 2026 – Piala Dunia 2026 menyajikan salah satu pertandingan paling dramatis saat Argentina harus bekerja keras untuk menyingkirkan debutan Tanjung Verde dengan skor 3-2 di babak 32 besar. Meski kalah, kiper Tanjung Verde, Vozinha, menjadi sorotan utama berkat penampilan gemilangnya yang merepotkan lini depan Argentina yang diperkuat Lionel Messi.
Vozinha, yang memiliki nama asli Josimar Jose Evora Dias, lahir di Mindelo, Tanjung Verde, pada 3 Juni 2026. Saat ini ia bermain untuk klub Liga 2 Portugal, Chaves. Karier sepak bolanya dimulai di klub lokal Batuque, lalu CS Mindelense, Progresso, Zimbru Chisinau, Gil Vicente, AEL Limassol, dan AS Trencin. Menariknya, di AS Trencin, Vozinha sempat satu tim dengan pemain Timnas Indonesia, Witan Sulaiman.
Pada pertandingan melawan Argentina, Vozinha tampil luar biasa. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menepis tendangan bebas Messi pada menit ke-18 dan menggagalkan peluang Enzo Fernandez menjelang turun minum. Gol pertama Messi pada menit ke-29 pun tercipta dari sudut sempit yang sulit dijangkau Vozinha. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama.
Di babak kedua, Tanjung Verde bangkit. Deroy Duarte menyamakan kedudukan pada menit ke-55 memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Pertandingan semakin sengit. Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul pada menit ke-92, namun Tanjung Verde kembali menyamakan melalui gol spektakuler Sidny Lopes Cabral pada menit ke-105 yang membuat suporter Tanjung Verde bergemuruh.
Sayangnya, pada menit ke-111, petaka menimpa Tanjung Verde. Pemain belakang Diney Borges mencetak gol bunuh diri saat berusaha menghalau sundulan Cristian Romero dari sepak pojok Messi. Gol tersebut memastikan kemenangan Argentina 3-2. Meski kalah, penampilan Vozinha tetap menuai pujian. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik ketiga dalam pertandingan tersebut.
Kiper berusia 26 tahun itu telah menunjukkan kualitasnya di panggung dunia. Vozinha menjadi tembok kokoh yang membuat Messi dan kawan-kawan kesulitan mencetak gol. Argentina hanya mampu mencetak satu gol dalam 90 menit waktu normal. Dua gol lainnya baru tercipta di babak perpanjangan. Vozinha membuktikan bahwa Tanjung Verde bukanlah lawan yang mudah.
Perjalanan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 berakhir, namun mereka pulang dengan kepala tegak. Penampilan Vozinha menjadi cerita sukses yang menginspirasi. Kiper yang pernah bermain di Moldova, Portugal, Siprus, dan Slovakia ini kini menjadi idola baru di Tanjung Verde. Dengan usianya yang masih muda, Vozinha diprediksi akan menjadi andalan timnas untuk tahun-tahun mendatang.
Kesimpulannya, Vozinha adalah pahlawan yang gagal membawa timnya lolos, tetapi berhasil mencuri perhatian dunia. Penampilannya melawan Argentina menjadi bukti bahwa sepak bola Afrika memiliki talenta-talenta hebat. Argentina sendiri melaju ke babak 16 besar dengan modal kepercayaan diri yang sedikit terguncang, namun tetap diunggulkan untuk melangkah lebih jauh.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






