Ajax Bergerak di Bursa Transfer: Bidik Ounahi, Lepas O’Niel, dan Dampaknya

Ajax Bergerak di Bursa Transfer: Bidik Ounahi, Lepas O'Niel, dan Dampaknya

Suara Pecari, Klub raksasa Belanda, Ajax, tengah sibuk bergerak di bursa transfer musim panas ini. Dua kabar besar datang dari Amsterdam: mereka sedang menjalin pembicaraan dengan gelandang tim nasional Maroko, Azzedine Ounahi, sementara penyerang muda Don O’Niel resmi hengkang ke Qatar. Langkah ini menunjukkan strategi Ajax yang ingin meremajakan skuad sekaligus mendatangkan pemain berpengalaman.

Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Ajax sedang menjajaki kemungkinan mendatangkan Azzedine Ounahi dari Girona. Pemain berusia 26 tahun yang telah 55 kali membela tim nasional Maroko ini memiliki klausul pelepasan sebesar 25 juta euro. Ajax berusaha menawar harga tersebut agar lebih rendah dalam negosiasi. Pelatih Girona, Míchel, dikabarkan sangat mengagumi Ounahi yang pernah berada di bawah asuhannya musim lalu. Nilai pasar Ounahi menurut Transfermarkt saat ini sekitar sepuluh juta euro, namun diperkirakan Ajax harus membayar lebih tinggi. Henk Spaan, kolumnis Het Parool, mendukung kedatangan Ounahi ke Ajax. Ia menilai pemain nomor sepuluh asal Maroko itu penuh bakat, meski dalam laga terakhirnya melawan Prancis di Piala Dunia, ia hanya mampu menciptakan ancaman sekali. “Mungkin cocok untuk Ajax? Lebih baik daripada Steur, lho,” kata Spaan.

Sementara itu, Ajax juga harus melepas salah satu pemain mudanya. Don O’Niel, penyerang sayap kanan yang telah membela Ajax sejak usia 6 tahun, mengumumkan kepergiannya melalui Instagram. Ia akan bergabung dengan klub Qatar, Al-Ahli. Dalam pernyataannya, O’Niel mengucapkan terima kasih kepada semua pihak di Ajax yang telah membentuknya sebagai pemain dan pribadi. “Setelah 13 tahun, saya memutuskan untuk meninggalkan klub ini. Ajax tidak hanya membentuk saya sebagai pesepakbola, tetapi juga sebagai pribadi,” tulisnya. Ia menambahkan bahwa keputusan ini tidak mudah, tetapi terasa sebagai langkah tepat untuk perkembangan selanjutnya. O’Niel bergabung dengan akademi Ajax pada 2013, menjalani semua level junior, dan melakukan debut profesional bersama Jong Ajax pada Mei 2024. Meski beberapa kali duduk di bangku cadangan tim utama, ia tak pernah mendapat kesempatan bermain di Ajax 1. Bersama Jong Ajax, ia tampil dalam 38 pertandingan.

Di sisi lain, Ajax juga menjadi batu loncatan bagi pemain yang kini bersinar di klub lain. Toni Payne, mantan pemain Ajax wanita, baru saja bergabung dengan Inter Milan setelah meninggalkan Everton. Payne memulai karier Eropanya di Ajax pada 2017 sebelum pindah ke Sevilla dan kemudian Everton. Kini, ia siap membela Inter di Serie A dan Liga Champions Wanita. Kisah Payne menunjukkan bahwa Ajax tetap menjadi tempat yang baik untuk mengembangkan bakat.

Selain itu, Ajax juga terlibat dalam transfer pemain muda lainnya. Newcastle United dikabarkan telah mendatangkan Sean Steur dari Ajax sebagai proyek jangka panjang. Steur adalah pemain yang disebut-sebut oleh Henk Spaan dalam komentarnya tentang Ounahi. Langkah Newcastle ini menunjukkan bahwa pemain Ajax masih diminati klub-klub besar Eropa.

Secara keseluruhan, bursa transfer Ajax musim panas ini penuh dinamika. Mereka berusaha mendatangkan pemain berpengalaman seperti Ounahi untuk memperkuat lini tengah, sambil melepas pemain muda yang belum menembus tim utama. Keputusan ini diharapkan dapat membawa Ajax kembali bersaing di level tertinggi, baik di Eropa maupun domestik. Dengan strategi yang tepat, Ajax optimistis dapat membangun skuad yang kompetitif untuk musim depan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *