IFK Goteborg Akhirnya Menang di Kandang, Kalahkan Brommapojkarna 2-1
Suara Pecari, IFK Goteborg akhirnya memutus tren negatif dengan meraih kemenangan perdana di kandang pada musim ini setelah mengalahkan Brommapojkarna dengan skor 2-1 dalam lanjutan Allsvenskan 2026 di Gamla Ullevi, Jumat (17/7) malam WIB. Kemenangan ini membawa IFK Goteborg keluar dari zona degradasi untuk sementara waktu, naik ke peringkat 13 dengan 13 poin dari 13 pertandingan.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. IFK Goteborg yang sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun tampil agresif untuk membalas dendam. Namun, Brommapojkarna juga tidak mau kalah dan beberapa kali mengancam gawang tuan rumah. Babak pertama berakhir tanpa gol setelah kedua tim gagal memanfaatkan peluang.
Keberuntungan berpihak pada IFK Goteborg pada menit ke-33 ketika Mads Hansen dari Brommapojkarna mendapat kartu merah langsung setelah menendang Noah Tolf. Unggul jumlah pemain, tuan rumah terus menekan. Akhirnya pada menit ke-54, sundulan Rockson Yeboah memanfaatkan tendangan pojok Tobias Heintz membawa IFK Goteborg unggul 1-0.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Pada menit ke-67, kesalahan Tolf dalam mengantisipasi bola clearance membuat Oliver Berg lolos dan dengan tenang mencungkil bola masuk ke gawang, menyamakan kedudukan 1-1. Brommapojkarna yang bermain dengan 10 orang justru mampu menyamakan skor.
IFK Goteborg tidak menyerah. Mereka terus menekan dan akhirnya pada menit ke-79, Sebastian Clemmensen menjadi pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan. Gol tersebut merupakan buah dari kerja keras tim yang terus mencari celah di pertahanan lawan. Skor 2-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Kemenangan ini sangat penting bagi IFK Goteborg yang sebelumnya terpuruk di papan bawah. Pelatih Stefan Billborn mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu bangkit setelah kebobolan. “Kami menunjukkan karakter yang luar biasa. Setelah kebobolan, tim tidak panik dan terus bermain sesuai rencana. Ini kemenangan yang layak,” ujar Billborn.
Di sisi lain, Brommapojkarna harus mengakui keunggulan tuan rumah meski sempat menyamakan kedudukan. Pelatih Ulf Kristiansson menyayangkan kartu merah yang diterima Hansen karena membuat timnya kesulitan. “Kami bermain bagus dengan 10 orang, tetapi sayangnya tidak bisa mempertahankan hasil imbang. Kami harus belajar dari kesalahan ini,” katanya.
Tambahan tiga poin membuat IFK Goteborg kini mengoleksi 13 poin dari 13 laga, unggul tiga poin dari zona degradasi. Sementara Brommapojkarna tetap di peringkat 11 dengan 16 poin. Kedua tim masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk bersaing di papan atas.
Dalam perkembangan lain, IFK Goteborg baru saja merekrut pemain muda Nigeria, Ifeoluwa Olowoporoku, yang diharapkan bisa menjadi investasi jangka panjang. Klub juga terus berbenah untuk memperbaiki performa di sisa musim. Dengan kemenangan ini, IFK Goteborg optimistis bisa merangkak naik ke papan tengah.
Kesimpulannya, kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan IFK Goteborg setelah melalui masa sulit. Konsistensi menjadi kunci bagi tim berjuluk Blåvitt untuk terus meraih hasil positif dan menjauh dari zona merah. Sementara Brommapojkarna harus segera bangkit agar tidak terperosok lebih dalam.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










