Bintang Australia Cristian Volpato Terjerat Kasus Narkoba, Karier di Sassuolo Terancam
Suara Pecari, Cristian Volpato, pemain tim nasional Australia yang juga memperkuat Sassuolo di Serie A, harus berhadapan dengan hukum setelah dinyatakan positif menggunakan kokain dalam tes acak polisi lalu lintas di Sydney. Kejadian ini terjadi hanya beberapa pekan setelah ia tampil gemilang bersama Socceroos di Piala Dunia 2026. Volpato, yang sebelumnya membela Italia di level junior, memutuskan untuk pindah kewarganegaraan olahraga ke Australia pada Mei lalu dan langsung masuk skuad Piala Dunia. Ia tampil dalam tiga pertandingan, termasuk kekalahan adu penalti dari Mesir di babak 32 besar.
Menurut laporan kepolisian New South Wales, Volpato pertama kali dihentikan pada Kamis malam pukul 23.05 waktu setempat karena melaju dengan kecepatan 86-94 km/jam di zona 60 km/jam. Tes napas saat itu menunjukkan hasil negatif. Namun, dua jam kemudian, ia kembali dihentikan di Anzac Bridge karena melaju 109 km/jam di zona yang sama. Tes jalan kedua menunjukkan hasil positif kokain. Polisi menyita SIM internasionalnya selama enam bulan dan memberinya surat tilang. Sampel air liur kedua telah dikirim untuk analisis lebih lanjut.
Volpato bergabung dengan Sassuolo pada 2023 setelah meninggalkan Roma. Ia menjadi pemain reguler di Serie A, mencatat 24 penampilan musim lalu dan membantu klub finis di peringkat ke-11. Namun, kasus ini bisa mengancam kariernya di Italia. Federasi Sepak Bola Australia (Football Australia) menyatakan telah mengetahui dugaan tersebut dan akan melakukan investigasi internal. Sementara itu, Sassuolo belum memberikan pernyataan resmi.
Kasus ini menjadi pukulan bagi Volpato yang baru saja menikmati momen terbaiknya bersama tim nasional. Ia sempat menjadi sorotan setelah penampilannya yang impresif di lini tengah Australia. Namun, masalah di luar lapangan ini bisa menghambat perkembangannya. Di sisi lain, Sassuolo juga tengah sibuk dengan bursa transfer. Klub baru saja melepas Tarik Muharemovic ke Leeds United dengan nilai transfer yang membuat Juventus mendapat keuntungan €17,4 juta dari klausul penjualan. Kepergian Muharemovic meninggalkan lubang di lini pertahanan Sassuolo yang harus segera diisi.
Kasus Volpato mengingatkan kita pada pentingnya disiplin bagi atlet profesional. Dengan penyelidikan yang masih berlangsung, masa depannya di Sassuolo dan tim nasional Australia masih belum jelas. Publik menunggu hasil tes kedua dan kemungkinan sanksi dari federasi. Jika terbukti bersalah, ia bisa menghadapi larangan bermain dan denda. Bagi Sassuolo, ini adalah ujian tersendiri dalam mengelola pemain muda berbakat yang berurusan dengan hukum.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










