Persija Resmi Ajukan Banding Tolak Sanksi Berat Komdis PSSI Imbas Laga Kontra Persib

Persija Resmi Ajukan Banding Tolak Sanksi Berat Komdis PSSI Imbas Laga Kontra Persib

Suara Pecari – Manajemen Persija Jakarta mengambil langkah resmi dengan mengajukan banding atas sanksi berat yang dijatuhkan Komdis PSSI setelah insiden pada laga melawan Persib Bandung. Sanksi berupa larangan bermain di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten serta denda Rp130 juta dianggap memberatkan bagi klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Sanksi Komdis PSSI dan Latar Belakang

Sanksi ini muncul akibat sejumlah insiden yang terjadi saat laga Persija vs Persib, antara lain teror kembang api di hotel tempat skuad Persib menginap, penggunaan flare di tribun utara Gelora Bung Karno, serta pelemparan botol air mineral. Akibatnya, Persija dilarang menggelar dua laga kandang di tiga wilayah sekaligus dan harus membayar denda yang cukup besar.

Langkah Banding Persija

Berdasarkan Pasal 117 Kode Disiplin PSSI, setiap klub berhak mengajukan nota keberatan terhadap putusan Komdis. Ketua Panitia Pelaksana pertandingan Persija, Albinus Laurent, menegaskan kesiapan timnya untuk menempuh jalur hukum tersebut guna mencari keadilan dan memperjuangkan kepentingan klub dan suporter.

Nasib Laga Melawan Java United

Laga berikutnya melawan Java United telah resmi berstatus sebagai pertandingan dengan tim terhukum. Pertandingan tersebut akan dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada hari Sabtu pukul 19.00 WIB. Perpindahan lokasi ini tidak mengurangi kuota pindah homebase Persija yang diatur dalam Regulasi Super League 2026-2027, karena perpindahan dilakukan karena sanksi, bukan alasan darurat seperti izin kepolisian.

Dampak Sanksi Terhadap Persija dan Suporter

Sanksi larangan bermain di wilayah ibu kota dan sekitarnya berdampak besar pada dukungan langsung dari The Jakmania, suporter setia Persija, terutama pada pertandingan penting berikutnya. Dengan adanya banding, manajemen berharap sanksi dapat diringankan sehingga klub dan pendukungnya dapat kembali menikmati pertandingan kandang secara normal.

Kesempatan Banding dan Harapan Persija

Pengajuan banding menjadi upaya Persija untuk menegakkan hak dan mencari keputusan yang lebih adil dari Komite Banding PSSI. The Jakmania dan seluruh pihak yang mendukung Persija kini menanti hasil akhir dari proses hukum ini dengan harapan sanksi yang diberikan dapat direvisi demi keberlangsungan kompetisi dan kebersamaan antar klub sepak bola di Indonesia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *