Debut Pahit Shin Tae-yong: Persija Takluk 0-1 dari Persebaya di Piala Presiden 2026

Debut Pahit Shin Tae-yong: Persija Takluk 0-1 dari Persebaya di Piala Presiden 2026

Suara Pecari, Persija Jakarta memulai petualangan di Piala Presiden 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Dalam laga perdana Grup B yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) malam, skuat Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 0-1. Gol semata wayang tercipta melalui gol bunuh diri pemain Persija, Radovan Pankov, pada menit ke-63.

Pertandingan yang menjadi debut resmi pelatih anyar Persija, Shin Tae-yong, berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim sama-sama bermain terbuka. Persebaya yang tampil di hadapan pendukung sendiri, Bonek, lebih mengandalkan serangan melalui Francisco Rivera, sementara Persija mengandalkan serangan balik cepat. Meski babak pertama berakhir tanpa gol, Persebaya lebih dominan dalam penguasaan bola.

Memasuki babak kedua, Persebaya terus menekan. Pada menit ke-63, kesalahan komunikasi di lini belakang Persija terjadi. Radovan Pankov yang berniat memberikan umpan pendek kepada kiper Aqil Savik justru membuat bola masuk ke gawang sendiri. Kiper Persija, Carlos Eduardo, tak mampu berbuat banyak. Gol tersebut menjadi satu-satunya dalam laga ini.

Persija berusaha keras menyamakan kedudukan. Peluang terbaik datang dari tendangan Denis Kolinger yang memanfaatkan umpan Pratama Arhan, namun dianulir wasit karena offside. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persebaya.

Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi Persija, terutama di tengah sorotan terhadap Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu sebelumnya diterpa isu sanksi dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Kabar yang beredar menyebut Shin Tae-yong mendapat larangan beraktivitas sepak bola selama 10 tahun, namun Persija segera melakukan klarifikasi.

Manajemen Persija memastikan bahwa sanksi yang dijatuhkan hanya berdurasi satu tahun dan hanya berlaku di wilayah Korea Selatan. Hal ini ditegaskan langsung oleh Presiden Persija, Mohamad Prapanca. “Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija. Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027,” ujar Prapanca dalam pernyataan resmi.

Meski kalah di laga perdana, Persija dijadwalkan menghadapi Port FC pada Rabu, 29 Juli 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Persija untuk bangkit dan meraih poin perdana di Grup B. Shin Tae-yong pun diharapkan mampu membenahi lini belakang yang menjadi titik lemah timnya.

Kehadiran Shin Tae-yong di Persija sejatinya menjadi angin segar bagi kompetisi sepak bola Indonesia. Dengan pengalamannya menangani timnas Indonesia, publik menaruh harapan besar agar Persija bisa tampil lebih kompetitif musim ini. Namun, hasil ini menjadi pengingat bahwa proses adaptasi masih diperlukan.

Di sisi lain, Persebaya berhasil memanfaatkan dukungan Bonek untuk mengawali turnamen dengan kemenangan. Pelatih Persebaya, Paul Munster, memuji kerja keras pemainnya dan berharap momentum ini berlanjut ke laga selanjutnya melawan PSMS Medan.

Kesimpulannya, Persija harus segera bangkit setelah kekalahan ini. Dengan dukungan manajemen dan kepercayaan penuh kepada Shin Tae-yong, tim berjuluk Macan Kemayoran optimistis bisa memperbaiki performa di laga-laga berikutnya. Pertandingan melawan Port FC akan menjadi ujian sesungguhnya bagi karakter tim.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *