Media Vietnam dan Amerika Soroti Kekalahan Telak Timnas Indonesia 0-3 di Piala AFF 2026
Suara Pecari, Bogor – Timnas Indonesia mengalami kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). Hasil ini memicu sorotan tajam dari media Vietnam maupun Amerika Serikat yang mengulas berbagai faktor penyebab kekalahan tersebut.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Timnas Indonesia yang sebelumnya tampil impresif dengan dua kemenangan beruntun. Media Vietnam, Znews, menyoroti kegagalan dua pemain kunci Indonesia, Thom Haye dan Mitchell Baker, yang dinilai tidak memberikan pengaruh signifikan di lapangan. Mitchell Baker, yang sempat memimpin daftar top skor Piala AFF dengan empat gol, gagal menembus pertahanan Vietnam yang rapat. Sementara Thom Haye juga dinilai kurang efektif dalam mengendalikan lini tengah dan menciptakan peluang.
Selain itu, kiper Nadeo Argawinata menjadi bahan kritik media Vietnam, Soha.vn, yang menyoroti kelemahan berulang dalam mengantisipasi bola terutama di tiang dekat. Nadeo bahkan dijuluki sebagai titik lemah Timnas Indonesia karena kesalahan yang sama terus terjadi dalam beberapa pertandingan terakhir.
Faktor Kekalahan dan Analisis Media Internasional
Media Amerika Serikat, ESPN, juga memberikan analisis mendalam terkait kekalahan ini. ESPN menilai strategi pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menjadi pembeda utama dengan mampu mengatur permainan sesuai rencana sejak awal. Meski Indonesia mendominasi penguasaan bola sekitar 58 persen, dominasi tersebut tidak berbuah ancaman serius bagi Vietnam yang tampil sangat efisien dalam memanfaatkan peluang.
Gol-gol Vietnam lahir dari kesalahan penguasaan bola Indonesia dan serangan balik cepat. Gol pertama tercipta setelah kesalahan Rizky Ridho saat membangun serangan yang langsung dimanfaatkan oleh Nguyen Van Vi untuk mencetak gol melalui tembakan ke tiang dekat. Gol kedua oleh Nguyen Hai Long lahir dari serangan balik cepat tanpa pengawalan ketat. Dua gol cepat tersebut memukul mental Timnas Indonesia dan mengubah jalannya pertandingan.
Rekor dan Dampak Kekalahan
Kekalahan 0-3 ini menjadi kekalahan terbesar Timnas Indonesia di kandang dalam sejarah Piala AFF. Sebelumnya, skuad Garuda tidak pernah kalah dengan selisih lebih dari dua gol saat bermain di kandang. Kekalahan ini juga membuat posisi Indonesia di Grup A menurun menjadi peringkat ketiga dan memperberat peluang mereka melaju ke semifinal. Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan pada laga berikutnya melawan Singapura untuk menjaga harapan lolos.
Media Vietnam juga merayakan kemenangan dengan menyebutnya sebagai pencapaian penting dengan rekor baru bagi Timnas Vietnam yang dikenal sebagai The Golden Star. Kemenangan ini menegaskan dominasi Vietnam di kawasan dan menambah tekanan bagi Indonesia di turnamen ini.
Kesimpulan
Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Vietnam dalam Piala AFF 2026 menyoroti sejumlah kelemahan tim, terutama dalam hal efektivitas pemain kunci dan koordinasi pertahanan. Kritik dari media internasional menegaskan perlunya evaluasi mendalam agar Indonesia dapat memperbaiki performa di pertandingan selanjutnya. Tekanan kini semakin besar untuk skuad Garuda tampil maksimal demi menjaga peluang mereka di turnamen.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










